home global news

Potret Pilu Gaza: Warga Berjalan 16 KM demi Setetes Air Bersih

Sabtu, 15 Februari 2025 - 06:06 WIB
Potret Pilu Gaza: Warga Berjalan 16 KM demi Setetes Air Bersih
LANGIT7.ID-Jakarta; Gencatan senjata telah memungkinkan sebagian warga Gaza kembali ke rumah mereka yang hancur tanpa takut serangan udara Israel, namun mereka dihadapkan dengan krisis air yang parah.

"Kami kembali ke sini dan tidak menemukan pompa atau sumur. Kami tidak menemukan bangunan atau rumah," kata Bassel Rajab (50), seorang petani yang tinggal di kota Beit Lahiya bagian utara.

"Kami datang dan mendirikan tenda untuk berlindung, tapi tidak ada air. Kami tidak punya air, kami sangat menderita," tambahnya.

Minum, memasak, dan mandi menjadi kemewahan di Gaza, 16 bulan setelah dimulainya perang antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas.

Rajab mengatakan terkadang dia berjalan sejauh 16 kilometer dengan harapan bisa mandi di Kota Gaza. Beberapa warga Palestina telah menggali sumur di area dekat laut, atau bergantung pada air keran asin dari satu-satunya akuifer Gaza yang terkontaminasi air laut dan limbah.

Otoritas Air Palestina memperkirakan biaya sebesar 2,7 miliar dolar AS diperlukan untuk memperbaiki sektor air dan sanitasi. Warga Palestina sudah menghadapi krisis air parah serta kekurangan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan sebelum sumur-sumur hancur dalam perang.

Otoritas Air Palestina menyatakan dalam situsnya bahwa 208 dari 306 sumur telah rusak selama perang dan 39 sumur lainnya mengalami kerusakan sebagian.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya