home wirausaha syariah

Kolom Ekonomi Syariah: Pemanfaatan Wakaf dan Efisiensi Anggaran Negara

Senin, 17 Februari 2025 - 04:44 WIB
Kolom Ekonomi Syariah: Pemanfaatan Wakaf dan Efisiensi Anggaran Negara
Prof.Dr.Bambang Setiaji

LANGIT7.ID-Efisiensi menjadi terminologi paling populer minggu minggu ini. Apa sumbangan agama dalam masalah efisiensi? Tentu saja konsep "mubazir" berkaitan efisiensi. Juga sikap korup yang masih mengakar dalam memandang uang negara, yaitu kecenderungan menghabiskan uang negara. Bahkan budaya ini ditemukan pada BUMN yang seharusnya menggunakan budaya bisnis yang akarnya adalah efisiensi. Mesin mesin dan berbagai teknologi diciptakan untuk meningkatkan efisiensi sehingga dalam waktu yang sama dapat diciptakan produk lebih banyak lebih presisi dan juga lebih cepat.

Bersyukur pemerintah sadar mengenai perlunya efisiensi. Budaya korupsi sangat dalam dan tidak semudah membalik telapak tangan.

Dalam kesempatan ini disamping budaya, yang dapat diderivasi dari ajaran agama "mubazir", kejujuran, dan anti korupsi (amanah). Wakaf juga memainkan peranan penting dalam efisiensi.

Baca juga:Kolom Ekonomi Syariah: Menghormati Rakyat Sebagai Bagian Ekonomi Syariah

Masyarakat kita banyak sekali berwakaf, pada usia tua banyak masyarakat yang berpunya menyisihkan salah satu asetnya untuk diwakafkan. Hal ini bertujuan untuk bekal di akherat (dorongan religiusitas). Muhammadiyah dan NU berkembang berbasis wakaf ini. Namun dalam perjalanan keduanya kewalahan membiayai pembangunan aset terutama untuk tempat ibadah, sekolah, rumah sakit dan panti.

Sekolah sekolah berbasis wakaf merupakan pintu masuk efisiensi. Yaitu pemerintah cukup membiayai guru dan lab. Masyarakat mewakafkan tanah dan masyarakat lainnya berinfaq membiayai gedung melalui pungutan sekolah. SPP untuk sekolah swasta diijinkan regulasi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya