Saingi DeepSeek China, Luhut Siapkan AI Buatan Anak Muda Indonesia
Tim langit 7
Selasa, 18 Februari 2025 - 16:30 WIB
Saingi DeepSeek China, Luhut Siapkan AI Buatan Anak Muda Indonesia
LANGIT7.ID-Jakarta; Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan keterlibatan 300 talenta muda Indonesia dalam pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) nasional. Inisiatif yang berpusat di Peruri ini bertujuan mengakselerasi digitalisasi Indonesia dengan teknologi setara DeepSeek, aplikasi AI asal China yang kini mengungguli ChatGPT di pasar global.
"Jadi anak-anak muda sudah saya jelaskan lebih dari 300 orang, sekarang kerja di Peruri, untuk membuat sebuah digitalisasi Indonesia," ungkap Luhut di Shangri La, Jakarta, Selasa (18/2/2025).
Ia menekankan bahwa proyek ini tidak membutuhkan biaya tinggi berkat pemanfaatan talenta lokal.
Para milenial yang tergabung dalam tim ini kini sedang mempersiapkan presentasi khusus untuk Presiden Prabowo Subianto dalam dua minggu ke depan. Presentasi tersebut akan mencakup rencana pengembangan teknologi AI yang terinspirasi dari kesuksesan DeepSeek, startup yang berhasil meraih 2 juta unduhan di App Store Amerika Serikat.
Dukungan penuh pemerintah melalui Presiden Prabowo diyakini Luhut akan mempercepat realisasi proyek ini. "Ya presiden Prabowo ya kasih dorongan dan kasih fasilitas untuk itu," jelasnya. Selain pengembangan AI, tim anak muda ini juga dilibatkan dalam proyek genome sequencing, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong inovasi teknologi di berbagai sektor.
DeepSeek sendiri merupakan startup teknologi asal China yang didirikan pada akhir 2023 oleh Liang Wenfeng, seorang manajer dana lindung nilai. Dalam waktu singkat, perusahaan ini berhasil mencuri perhatian industri teknologi global dengan meluncurkan berbagai model AI yang kompetitif.
Kesuksesan DeepSeek di pasar global terbukti dari keberhasilannya mengalahkan ChatGPT sebagai aplikasi teratas di App Store Amerika Serikat dengan 2 juta unduhan. Prestasi ini bahkan berdampak pada pasar saham Wall Street, di mana saham Nvidia mengalami penurunan hingga 12 persen dalam perdagangan, diikuti penurunan signifikan saham perusahaan teknologi lainnya seperti Meta, Alphabet, Marvell, Broadcom, Palantir, dan Oracle.
"Jadi anak-anak muda sudah saya jelaskan lebih dari 300 orang, sekarang kerja di Peruri, untuk membuat sebuah digitalisasi Indonesia," ungkap Luhut di Shangri La, Jakarta, Selasa (18/2/2025).
Ia menekankan bahwa proyek ini tidak membutuhkan biaya tinggi berkat pemanfaatan talenta lokal.
Para milenial yang tergabung dalam tim ini kini sedang mempersiapkan presentasi khusus untuk Presiden Prabowo Subianto dalam dua minggu ke depan. Presentasi tersebut akan mencakup rencana pengembangan teknologi AI yang terinspirasi dari kesuksesan DeepSeek, startup yang berhasil meraih 2 juta unduhan di App Store Amerika Serikat.
Dukungan penuh pemerintah melalui Presiden Prabowo diyakini Luhut akan mempercepat realisasi proyek ini. "Ya presiden Prabowo ya kasih dorongan dan kasih fasilitas untuk itu," jelasnya. Selain pengembangan AI, tim anak muda ini juga dilibatkan dalam proyek genome sequencing, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong inovasi teknologi di berbagai sektor.
DeepSeek sendiri merupakan startup teknologi asal China yang didirikan pada akhir 2023 oleh Liang Wenfeng, seorang manajer dana lindung nilai. Dalam waktu singkat, perusahaan ini berhasil mencuri perhatian industri teknologi global dengan meluncurkan berbagai model AI yang kompetitif.
Kesuksesan DeepSeek di pasar global terbukti dari keberhasilannya mengalahkan ChatGPT sebagai aplikasi teratas di App Store Amerika Serikat dengan 2 juta unduhan. Prestasi ini bahkan berdampak pada pasar saham Wall Street, di mana saham Nvidia mengalami penurunan hingga 12 persen dalam perdagangan, diikuti penurunan signifikan saham perusahaan teknologi lainnya seperti Meta, Alphabet, Marvell, Broadcom, Palantir, dan Oracle.