home global news

Bukan Kebencian, #KaburAjaDulu harus Direspons Positif untuk Berbenah Diri

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:00 WIB
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR RI, Jazilul Fawaid.Foto/ist
Tagar #KaburAjaDulu yang viral mendapat tanggapan kalangan politisi. Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid menilai tagar itu bukan sebuah kebencian, tapi ungkapan kecintaan. Harus direspons dengan arif sebagai bahan evaluasi diri.

Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid mengatakan, semua pihak, baik pejabat eksekutif, legislatif, dan pemegang kekuasaan lainnya harus merespon secara positif tagar yang disuarakan anak-anak muda melalui media sosial itu.

"Apa yang menjadi aspirasi, pandangan saudara-saudara kita, anak-anak muda yang ada di luar negeri maupun yang ada di Indonesia harus direspon secara positif," terang Gus Jazil, Kamis (20/2/2025).

Wakil Ketua Umum DPP PKB itu menyatakan bahwa tagar #KaburAjaDulu merupakan bentuk kecintaan anak muda terhadap Indonesia, bukan kebencian. Mereka ingin negara ini semakin lebih baik ke depan.

"Maka kita harus merespon secara arif dan bijaksana, karena tagar ini bukan kebencian, tetapi justru kecintaan kepada Indonesia," ungkap Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu.

Baca juga:Tagar #KaburAjaDulu Bukan Mental Santri, Prof Nadirsyah Hosen: Santri Cari Mabrur

Legislator asal Dapil Jawa Timur X itu menilai tagar itu merupakan bentuk kritik yang disampaikan anak-anak muda yang menginginkan agar Indonesia semakin baik. Maka, kritik, aspirasi, dan masukan yang mereka sampaikan harus direspon dengan bijaksana.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya