home global news

Pemprov DKI Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Rano Karno Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta Global

Selasa, 25 Februari 2025 - 15:32 WIB
Pemprov DKI Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Rano Karno Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta Global
LANGIT7.ID-Jakarta;Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 pada Selasa (25/2). Acara yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta ini berlangsung di Ruang Pola Benyamin Sueb, Balai Kota, Jakarta Pusat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka forum yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut. Dalam sambutannya, Wagub Rano menekankan bahwa forum ini merupakan wadah penting untuk membangun sinergi dan bertukar pikiran dalam meningkatkan kualitas penyusunan kebijakan perencanaan pembangunan Jakarta.

"Sebagaimana arahan Presiden RI, seluruh kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah perlu menguatkan komitmen dan sinerginya dalam mendukung percepatan pencapaian Indonesia Emas 2045. Selain itu, menguatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan melayani, serta terus berinovasi dalam upaya pengendalian inflasi," ungkap Rano yang didampingi Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali dan Kepala Bappeda Atika Nur Rahmania, Selasa (25/2/2025).

Capaian Pembangunan Jakarta yang Menunjukkan Tren Positif

Rano Karno menyampaikan bahwa capaian indikator pembangunan Jakarta pada tahun 2024 menunjukkan kinerja yang positif. Hal ini terlihat dari laju pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 4,90 persen pada 2024. Selain itu, tingkat inflasi Jakarta juga berhasil dikendalikan pada angka 1,48 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta mencapai 84,15 pada tahun yang sama.

Tidak hanya itu, proyeksi indikator Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Tingkat Kemiskinan, serta Indeks Rasio Gini mengalami penurunan. Ini mencerminkan terjadinya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata. Pada tahun 2026, ketiga indikator ini ditargetkan akan terus mengalami perbaikan melalui berbagai upaya, di antaranya penguatan program ketenagakerjaan, menjaga ketepatan sasaran dan ekstensifikasi pemanfaatan bantuan sosial, serta penerapan strategi peningkatan pendapatan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

"Dengan mempertimbangkan capaian dan proyeksi indikator ekonomi makro yang positif, pengembangan kewilayahan menjadi salah satu kunci meningkatkan ekonomi, sekaligus mengurangi kesenjangan antarwilayah. Upaya ini menjadi langkah penting dalam mendukung pencapaian visi Jakarta 2045, yaitu 'Kemiskinan Menurun dan Ketimpangan Berkurang'," jelas Rano Karno.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya