Ini Penjelasan Lengkap Gubernur Jabar Soal Larangan Study Tour & Acara Perpisahan Sekolah
Lusi mahgriefie
Kamis, 27 Februari 2025 - 17:14 WIB
Ini Penjelasan Lengkap Gubernur Jabar Soal Larangan Study Tour & Acara Perpisahan Sekolah
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum lama ini mengeluarkan larangan study tour kepada sekolah-sekolah di Jabar. Tentu hal ini menimbulkan respons positif dan juga negatif di masyarakat. Berikut penjelasan Dedi Mulyadi.
Larangan larangan study tour ini diputuskan Dedi dengan alasan menjadi beban finansial yang harus ditanggung orangtua murid. Alasan lain yakni risiko keselamatan murid selama kegiatan.
Sadar akan kebijakan yang dibuatnya menjadi polemik, Dedi pun memberi penjelasan melalui video singkat di akun media sosial miliknya, dikutip Kamis (27/2/2025).
"Saya paham emak-emak banyak yang bahagia karena pembiayaan yang tidak mesti dilakukan hari ini, bisa tidak jadi dikeluarkan, karena ada larangan yang saya berikan untuk sekolah-sekolah termasuk study tour. Tapi juga pasti ada yang marah termasuk anak-anak," ujar pria yang akrab disapa KDM ini.
Baca juga: Gubernur Jabar Soroti Wisuda TK-SD dan Study Tour Berbiaya Tinggi di Bandung: Beban Orangtua Harus Dihapus
Meski melarang study tour, namun Dedi menegaskan tidak ada larangan untuk sekolah beserta murid-muridnya mengadakan perpisahan kelas, di sekolah. Dengan catatan, tidak memberatkan orangtua murid persoalan biaya.
"Silakan di sekolah bikin perpisahan, bikin acara kebahagiaan, bermusik, bersastra, menari asalkan seluruh kegiatan sekolah bersumberdaya dari sekolah itu sendiri," tegasnya.
Larangan larangan study tour ini diputuskan Dedi dengan alasan menjadi beban finansial yang harus ditanggung orangtua murid. Alasan lain yakni risiko keselamatan murid selama kegiatan.
Sadar akan kebijakan yang dibuatnya menjadi polemik, Dedi pun memberi penjelasan melalui video singkat di akun media sosial miliknya, dikutip Kamis (27/2/2025).
"Saya paham emak-emak banyak yang bahagia karena pembiayaan yang tidak mesti dilakukan hari ini, bisa tidak jadi dikeluarkan, karena ada larangan yang saya berikan untuk sekolah-sekolah termasuk study tour. Tapi juga pasti ada yang marah termasuk anak-anak," ujar pria yang akrab disapa KDM ini.
Baca juga: Gubernur Jabar Soroti Wisuda TK-SD dan Study Tour Berbiaya Tinggi di Bandung: Beban Orangtua Harus Dihapus
Meski melarang study tour, namun Dedi menegaskan tidak ada larangan untuk sekolah beserta murid-muridnya mengadakan perpisahan kelas, di sekolah. Dengan catatan, tidak memberatkan orangtua murid persoalan biaya.
"Silakan di sekolah bikin perpisahan, bikin acara kebahagiaan, bermusik, bersastra, menari asalkan seluruh kegiatan sekolah bersumberdaya dari sekolah itu sendiri," tegasnya.