Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Ini Penjelasan Lengkap Gubernur Jabar Soal Larangan Study Tour & Acara Perpisahan Sekolah

lusi mahgriefie Kamis, 27 Februari 2025 - 17:14 WIB
Ini Penjelasan Lengkap Gubernur Jabar Soal Larangan Study Tour & Acara Perpisahan Sekolah
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum lama ini mengeluarkan larangan study tour kepada sekolah-sekolah di Jabar. Tentu hal ini menimbulkan respons positif dan juga negatif di masyarakat. Berikut penjelasan Dedi Mulyadi.

Larangan larangan study tour ini diputuskan Dedi dengan alasan menjadi beban finansial yang harus ditanggung orangtua murid. Alasan lain yakni risiko keselamatan murid selama kegiatan.

Sadar akan kebijakan yang dibuatnya menjadi polemik, Dedi pun memberi penjelasan melalui video singkat di akun media sosial miliknya, dikutip Kamis (27/2/2025).

"Saya paham emak-emak banyak yang bahagia karena pembiayaan yang tidak mesti dilakukan hari ini, bisa tidak jadi dikeluarkan, karena ada larangan yang saya berikan untuk sekolah-sekolah termasuk study tour. Tapi juga pasti ada yang marah termasuk anak-anak," ujar pria yang akrab disapa KDM ini.

Baca juga: Gubernur Jabar Soroti Wisuda TK-SD dan Study Tour Berbiaya Tinggi di Bandung: Beban Orangtua Harus Dihapus

Meski melarang study tour, namun Dedi menegaskan tidak ada larangan untuk sekolah beserta murid-muridnya mengadakan perpisahan kelas, di sekolah. Dengan catatan, tidak memberatkan orangtua murid persoalan biaya.

"Silakan di sekolah bikin perpisahan, bikin acara kebahagiaan, bermusik, bersastra, menari asalkan seluruh kegiatan sekolah bersumberdaya dari sekolah itu sendiri," tegasnya.

Ia mendontohkan di sekolah pasti ada siswa yang memiliki kemampuan bermain alat musik atau main band. Ada pula yang bisa menari, bermain sastra maka siswa-siswi tersebut bisa diberdayakan untuk tampil di acara perpisahan.

Bahkan untuk mendekorasi panggung, videographer, fotographer bisa memanfaatkan sumber daya manusia yang ada. Dedi menilai hal ini justru akan menjadi kenangan dan cerita yang bermakna ke depannya.

"Yang kita larang adalah kegiatan dengan biaya besar, seperti sekolah panggil artis untuk tampil, kemudian sewa gedung puluhan juta hanya untuk perpisahan. Nah itu yang kita larang, kenapa? karena diantara kita tidak semuanya mampu dan tidak semua kaya, banyak orangtua harus pinjam uang untuk kepentingan anak," imbuhnya.

Menurutnya, jangan sampai selepas siswa lulus sekolah malah tidak bisa kuliah lantaran tidak memiliki dana. "Kita hidup bukan berakhir di kelas tiga saja, tapi kita hidup harus terus menyongsong masa depan," tandasnya.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)