PSSI Berjuang Keras Amankan Tiket Suporter di Sydney, Garuda Selangkah Lagi Menuju Piala Dunia 2026
Nabil
Sabtu, 01 Maret 2025 - 12:23 WIB
PSSI Berjuang Keras Amankan Tiket Suporter di Sydney, Garuda Selangkah Lagi Menuju Piala Dunia 2026
LANGIT7.ID-Jakarta;Timnas Indonesia akan menghadapi momen krusial dalam perjalanannya di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan melakoni laga tandang melawan Australia di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3). Di tengah besarnya peluang Skuad Garuda untuk lolos ke putaran final, kehadiran suporter menjadi salah satu faktor penentu yang mendapat perhatian khusus dari PSSI.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya terus mendorong otoritas Australia untuk membuka akses penjualan tiket bagi suporter Indonesia. "Kami terus mendorong bagaimana dari pihak Australia bisa membantu juga membuka akses untuk penjualan tiket," ujar Erick dalam keterangannya di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, dikutip Sabtu (1/3/2025).
Langkah ini menunjukkan keseriusan PSSI dalam memastikan dukungan langsung bagi tim asuhan Patrick Kluivert di laga tandang.
Animo suporter Indonesia yang luar biasa menjadi perhatian khusus dalam persiapan menghadapi laga krusial ini. Erick Thohir mengakui sistem penjualan tiket di Australia memang dilakukan secara bertahap. "Memang kemarin mereka sistemnya itu dijual dulu sebagian, nanti insyaallah ada dibuka lagi. Jadi memang animonya luar biasa," tambahnya.
Pernyataan ini memberikan harapan bagi para pendukung setia Timnas Indonesia yang ingin hadir langsung di Sydney.
Keberadaan suporter Indonesia di tribun stadion tidak hanya memberikan dorongan semangat bagi para pemain, tetapi juga menjadi bukti nyata besarnya dukungan masyarakat terhadap perjuangan Timnas. Meski demikian, PSSI tetap mengedepankan sikap hormat terhadap regulasi yang ditetapkan panitia dan otoritas setempat, di mana dalam pertandingan internasional, suporter tim tamu umumnya mendapat alokasi tiket sekitar 5 persen dari kapasitas stadion.
Sikap PSSI ini sejalan dengan prinsip resiprokal dalam penyelenggaraan pertandingan internasional. Saat Indonesia menjamu Jepang dan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada November 2023 lalu, suporter kedua negara tersebut juga mendapatkan akses tiket dengan jaminan keamanan optimal. PSSI berharap perlakuan serupa dapat diberikan kepada suporter Indonesia yang ingin mendukung tim kebanggaannya di Australia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya terus mendorong otoritas Australia untuk membuka akses penjualan tiket bagi suporter Indonesia. "Kami terus mendorong bagaimana dari pihak Australia bisa membantu juga membuka akses untuk penjualan tiket," ujar Erick dalam keterangannya di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, dikutip Sabtu (1/3/2025).
Langkah ini menunjukkan keseriusan PSSI dalam memastikan dukungan langsung bagi tim asuhan Patrick Kluivert di laga tandang.
Animo suporter Indonesia yang luar biasa menjadi perhatian khusus dalam persiapan menghadapi laga krusial ini. Erick Thohir mengakui sistem penjualan tiket di Australia memang dilakukan secara bertahap. "Memang kemarin mereka sistemnya itu dijual dulu sebagian, nanti insyaallah ada dibuka lagi. Jadi memang animonya luar biasa," tambahnya.
Pernyataan ini memberikan harapan bagi para pendukung setia Timnas Indonesia yang ingin hadir langsung di Sydney.
Keberadaan suporter Indonesia di tribun stadion tidak hanya memberikan dorongan semangat bagi para pemain, tetapi juga menjadi bukti nyata besarnya dukungan masyarakat terhadap perjuangan Timnas. Meski demikian, PSSI tetap mengedepankan sikap hormat terhadap regulasi yang ditetapkan panitia dan otoritas setempat, di mana dalam pertandingan internasional, suporter tim tamu umumnya mendapat alokasi tiket sekitar 5 persen dari kapasitas stadion.
Sikap PSSI ini sejalan dengan prinsip resiprokal dalam penyelenggaraan pertandingan internasional. Saat Indonesia menjamu Jepang dan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada November 2023 lalu, suporter kedua negara tersebut juga mendapatkan akses tiket dengan jaminan keamanan optimal. PSSI berharap perlakuan serupa dapat diberikan kepada suporter Indonesia yang ingin mendukung tim kebanggaannya di Australia.