Turki Desak Yunani Tak Batasi Siswa Muslim Praktikkan Keyakinan di Sekolah
Ahmad zuhdi
Jum'at, 24 September 2021 - 17:03 WIB
Masjid di Insel Rhodos, jejak muslim dan Islam di Yunani
Yunani menerbitkan surat edaran yang membatasi siswa dan guru muslim menjalankan tugas agama mereka di sekolah.
Menanggapi itu, Turki mendesak Yunani membatalkan surat edaran yang dinilai menghalangi guru dan siswa muslim mempraktikan keyakinan mereka.
Dalam sebuah unggahan di Twitter, Kementerian Luar Negeri Turki menyeru otoritas Yunani agar mencabut keputusan yang membatasi siswa dan guru yang pergi ke sekolah dasar minoritas Turki di Trakia Barat (Western Thrace) untuk melaksanakan kewajiban agama mereka.
Dewan Penasihat Minoritas Turki Trakia Barat mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa surat edaran yang baru-baru ini dikeluarkan adalah langkah menuju pembatasan kebebasan beragama dan hati nurani.
Mereka mengatakan praktik di prefektur Rhodope dan Evros itu melanggar hukum dan menyebutnya licik atau sebuah sikap sinis.
"Kami meminta semua pihak berwenang menghormati kepekaan terhadap kami dan membuat pengaturan yang mempertimbangkan kepekaan ini sekaligus," kata dewan tersebut Jumat (24/9).
Sebelumnya pada Februari lalu, Yunani menutup 12 sekolah yang melayani minoritas Muslim Turki di negara tersebut.
Menanggapi itu, Turki mendesak Yunani membatalkan surat edaran yang dinilai menghalangi guru dan siswa muslim mempraktikan keyakinan mereka.
Dalam sebuah unggahan di Twitter, Kementerian Luar Negeri Turki menyeru otoritas Yunani agar mencabut keputusan yang membatasi siswa dan guru yang pergi ke sekolah dasar minoritas Turki di Trakia Barat (Western Thrace) untuk melaksanakan kewajiban agama mereka.
Dewan Penasihat Minoritas Turki Trakia Barat mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa surat edaran yang baru-baru ini dikeluarkan adalah langkah menuju pembatasan kebebasan beragama dan hati nurani.
Mereka mengatakan praktik di prefektur Rhodope dan Evros itu melanggar hukum dan menyebutnya licik atau sebuah sikap sinis.
"Kami meminta semua pihak berwenang menghormati kepekaan terhadap kami dan membuat pengaturan yang mempertimbangkan kepekaan ini sekaligus," kata dewan tersebut Jumat (24/9).
Sebelumnya pada Februari lalu, Yunani menutup 12 sekolah yang melayani minoritas Muslim Turki di negara tersebut.