Profil Masjid 17 Purwokerto, Namanya Diambil dari Jumlah Infak Pertama
Haris budiman
Jum'at, 07 Maret 2025 - 05:05 WIB
Suasana halaman Masjid 17 Purwokerto. (google.com/Pijar Pij)
LANGIT7.ID-Masjid 17 Purwokerto menjadi perbincangan hangat saat kegiatan buka bersama gratis secara prasmanannya viral.
Pada salah satu momen buka bersama gratis, panitia masjid kehabisan menu berbuka karena jumlah peserta yang membeludak. Panitia pun harus mencari tambahan menu dengan membeli nasi rames.
Keberadaan masjid yang beralamat di Jl.Dr.Angka atau persis di depan RS Geriyatri Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, dengan segala fungsi sosialnya memang menjadikannya banyak dikunjungi jamaah.
Sekilas Masjid 17 Purwokerto
Dikutip dari lpcr.or.id, Masjid 17 Purwokerto merupakan salah satu masjid Muhammadiyah yang dibangun pada tahun 1953 dan mulai digunakan secara aktif sejak tahun 1956.
Masjid ini didirikan di atas tanah wakaf, yang berasal dari kelebihan dana Muktamar Muhammadiyah ke-32 yang diadakan di Purwokerto.
Dengan luas 24 x 24 meter, Masjid 17 terdiri dari tiga lantai: lantai dasar menyediakan fasilitas tempat wudhu untuk laki-laki dan perempuan, lantai utama, serta lantai dua yang dapat menampung hingga 1.500 jamaah.
Pada salah satu momen buka bersama gratis, panitia masjid kehabisan menu berbuka karena jumlah peserta yang membeludak. Panitia pun harus mencari tambahan menu dengan membeli nasi rames.
Keberadaan masjid yang beralamat di Jl.Dr.Angka atau persis di depan RS Geriyatri Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, dengan segala fungsi sosialnya memang menjadikannya banyak dikunjungi jamaah.
Sekilas Masjid 17 Purwokerto
Dikutip dari lpcr.or.id, Masjid 17 Purwokerto merupakan salah satu masjid Muhammadiyah yang dibangun pada tahun 1953 dan mulai digunakan secara aktif sejak tahun 1956.
Masjid ini didirikan di atas tanah wakaf, yang berasal dari kelebihan dana Muktamar Muhammadiyah ke-32 yang diadakan di Purwokerto.
Dengan luas 24 x 24 meter, Masjid 17 terdiri dari tiga lantai: lantai dasar menyediakan fasilitas tempat wudhu untuk laki-laki dan perempuan, lantai utama, serta lantai dua yang dapat menampung hingga 1.500 jamaah.