home edukasi & pesantren

Nuzulul Qur'an pada Malam Lailatul Qodar, Mengapa Dibilang 17 Ramadhan?

Selasa, 11 Maret 2025 - 03:00 WIB
Pada surat Al-Qadar disebutkan Al-Quran turun pada malam Lailatul Qodar. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Beberapa atau bahkan kebanyakan orang masih bertanya-tanya tentang waktu turunnya Al-Qur'an: Pada malam Lailatul Qadar apa tanggal 17 Ramadhan? Pertanyaan ini muncul karena pada surat Al-Qadar disebutkan Al-Qur’an turun pada malam Lailatul Qodar.

Selanjutnya, Rasulullah SAW mengatakan bahwa Lailatul Qodar ada di sepuluh akhir bulan Ramadan. Di sisi lain, Nuzulul Qur'an selalu diperingati pada tanggal 17 Ramadhan.

Ustaz Ahmad Zarkasih dalam buku "Meraih Lailatul Qadar, Haruskah I’tikaf?" menjelaskan tentang “Nuzulul Qur'an” yang diambil dari beberapa kitab yang menerangkan tentang masalah ini.

Sejumlah ulama menyebut metode turunnya Al-Qur’an dalam kitab-kitab mereka dengan istilah kaifiyah al-Tanzil. Dalam kitabnya al-Burhan fi ‘Ulum al-Qur’an, Imam Badruddin al-Zarkasyi menyebut setidaknya ada 3 pendapat soal kaifiya Tanzil ini. Dan ketiganya adalah pendapat yang terekam dalam banyak kitab-kitab ulama tentang ilmu Qur’an.

Pertama, Al-Qur’an turun dengan ayat yang lengkap semuanya ketika malam Lailatul-Qadr ke bait-al-Izzah atau langit dunia dari al-Lauh alMahfudz.

Kemudian turun secara berangsur-angsur melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW selama 20 atau 23 tahun kemudian dimulai dengan 5 ayat pertama al-‘Alaq.

Baca juga: Nuzulul Qur'an: Kitab Suci, Sumber yang Tak Pernah Kering
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya