Momen Wakil Bupati Garut Putri Karlina Marahin Ormas Keagamaan, Kalau Merusak Mending Bubarin
Haris budiman
Selasa, 11 Maret 2025 - 08:57 WIB
Momen Wakil Bupati Garut Putri Karlina marahin ormas keagamaan. (Instagram/wakilbupatigarut)
LANGIT7.ID-Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan aksi sweeping organisasi kemasyarakat (ormas) di Garut, Jawa Barat.
Peristiwa itu rupanya membuat marah Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina. Putri sampai berujar kalau ormas tujuannya merusak, mending bubarin saja.
Dalam video yang beredar, para anggota ormas melabrak beberapa pemuda yang kedapatan tidak berpuasa (nyemen) di sebuah warung. Aksi ini pun menuai beragam reaksi dari netizen dan menjadi perbincangan hangat di dunia maya.
Viralnya video tersebut memicu kemarahan Putri Karlina, yang juga merupakan putri Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto.
Ia menilai tindakan sweeping tersebut sebagai aksi anarkis yang dapat merusak citra Kabupaten Garut.
"Ini tugas kami, highlight-nya hari ini ada kekerasan yang ujungnya adalah membuat citra Kabupaten Garut menjadi buruk," ujar Putri Karlina dalam sebuah video yang beredar di X dikutip Selasa (11/3/2025)
Putri Karlina menyoroti peran koordinator Aliansi Umat Islam (AUI) Kabupaten Garut, Ceng Aam, yang dianggap bertanggung jawab atas aksi sweeping tersebut.
Peristiwa itu rupanya membuat marah Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina. Putri sampai berujar kalau ormas tujuannya merusak, mending bubarin saja.
Dalam video yang beredar, para anggota ormas melabrak beberapa pemuda yang kedapatan tidak berpuasa (nyemen) di sebuah warung. Aksi ini pun menuai beragam reaksi dari netizen dan menjadi perbincangan hangat di dunia maya.
Viralnya video tersebut memicu kemarahan Putri Karlina, yang juga merupakan putri Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto.
Ia menilai tindakan sweeping tersebut sebagai aksi anarkis yang dapat merusak citra Kabupaten Garut.
"Ini tugas kami, highlight-nya hari ini ada kekerasan yang ujungnya adalah membuat citra Kabupaten Garut menjadi buruk," ujar Putri Karlina dalam sebuah video yang beredar di X dikutip Selasa (11/3/2025)
Putri Karlina menyoroti peran koordinator Aliansi Umat Islam (AUI) Kabupaten Garut, Ceng Aam, yang dianggap bertanggung jawab atas aksi sweeping tersebut.