home edukasi & pesantren

Ponpes Hidayatullah Jembrana Bali Terbakar, Santri Butuh Donasi

Sabtu, 25 September 2021 - 15:37 WIB
Bangunan Pesantren Hidayatullah Jembrana Bali yang terbakar (foto: istimewa)
Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah, Jalan Danau Batur, Gang Ternate, Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana membutuhkan bantuan donasi usai pesantren mereka terbakar pada Jumat (24/9/2021).

“Untuk sekarang donasi berupa perlengkapan sudah cukup, dan dibutuhkan donasi berupa bantuan dana,” kata Aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) Bali, Firman, kepada LANGIT7.ID, Sabtu (25/9/2021).

Firman menjelaskan, kebakaran yang diduga berasal dari korsleting listrik terjadi ketika santri shalat jumat sekitar pukul 12.15 WITA. Asrama yang terbakar itu merupakan bangunan 2 lantai dengan konstruksi semi permanen, setengah dinding batako dan setengah dinding kayu pada lantai dua dengan atap asbes.

Kebakaran pertama kali diketahui istri penanggung jawab Ponpes, Siti Aisyah. Ia tengah menjemur lembaran Al-Qur’an yang sempat terkena hujan deras beberapa waktu lalu. Ia mendengar suara ledakan sampai tiga pada atap bangunan pondok santri dan langsung mengeluarkan api.

Siti Aisyah sempat berlari meminta bantuan ke warga sekitar, namun nahas, api sudah terlanjur membesar. Saat bersamaan, suami Siti Aisyah, Ustadz Amrozi bersama 11 santri putra tengah berangkat shalat Jumat ke Masjid Mujahidin di Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara.

Warga setempat sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api terus membesar pada bangunan semi permanen berukuran 9 meter x 6 meter tersebut. Sekitar pukul 12.25 WITA, tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Jembrana. Api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.40 WITA.

Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian materi dalam kejadian tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp200 juta. Selain itu, si jago merah juga melahap seluruh barang-barang santri seperti 45 buah kasur, kebutuhan logistik, buku-buku, pakaian, dan sejumlah barang miliki santri lainnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren donasi kebakaran
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya