Anies Baswedan: Kampus Ladang Benih-Benih Pikiran Kritis Harus Tumbuh
Haris budiman
Kamis, 13 Maret 2025 - 10:54 WIB
Anies Baswedan seusai mengisi kegiatan di Masjid Salman ITB beberapa waktu lalu. (Instagram/aniesbaswedan)
LANGIT7.ID-Anies Baswedan mengungkap kalau perguruan tinggi atau kampus adalah ladang di mana benih-benih pikiran kritis harus tumbuh, agar suatu hari nanti berbuah menjadi kebijakan yang adil, keputusan yang bijak.
Hal tersebut dikemukakan Anies ketika mengisi kegiatanShalat Tarawih dan Dialog di Masjid Salman ITB, dengan tema: “Ilmu dan Pikiran Kritis: Alat Penjaga Demokrasi" pada Sabtu, 8 Maret 2025.
Untuk itu Anies berpesan kepada mahasiswa untuk selalu optimis.
"Untuk teman-teman semua, jangan biarkan pesimisme melemahkan langkah kita. Jangan biarkan perasaan tentang kegelapan mengaburkan pandangan kita ke depan.
Optimisme adalah bahan bakar peradaban, dan harapan adalah cahaya yang akan selalu membawa kita melangkah lebih jauh," ujarnya.
Menurutnya, harapan itu selalu ada, karena mahasiswalah adalah harapan itu. Demokrasi bisa lebih baik, tetapi hanya jika mahasiswa ikut merawatnya.
"Jadilah generasi yang tidak hanya bertanya, tetapi juga mencari. Yang tidak hanya mengkritik, tetapi juga membangun. Sebab perubahan tidak lahir dari mereka yang diam, tetapi dari mereka yang berani melangkah," pesannya.
Hal tersebut dikemukakan Anies ketika mengisi kegiatanShalat Tarawih dan Dialog di Masjid Salman ITB, dengan tema: “Ilmu dan Pikiran Kritis: Alat Penjaga Demokrasi" pada Sabtu, 8 Maret 2025.
Untuk itu Anies berpesan kepada mahasiswa untuk selalu optimis.
"Untuk teman-teman semua, jangan biarkan pesimisme melemahkan langkah kita. Jangan biarkan perasaan tentang kegelapan mengaburkan pandangan kita ke depan.
Optimisme adalah bahan bakar peradaban, dan harapan adalah cahaya yang akan selalu membawa kita melangkah lebih jauh," ujarnya.
Menurutnya, harapan itu selalu ada, karena mahasiswalah adalah harapan itu. Demokrasi bisa lebih baik, tetapi hanya jika mahasiswa ikut merawatnya.
"Jadilah generasi yang tidak hanya bertanya, tetapi juga mencari. Yang tidak hanya mengkritik, tetapi juga membangun. Sebab perubahan tidak lahir dari mereka yang diam, tetapi dari mereka yang berani melangkah," pesannya.