home edukasi & pesantren

Salat Tarawih Ngebut: Itukah yang Disabdakan Rasulullah SAW sebagai Pencuri?

Jum'at, 14 Maret 2025 - 05:00 WIB
Khusyudanthumannahdalam salat termasuk salah satu tujuan dan rukun salat. Ilustrasi: Islamic Finder
LANGIT7.ID-- Di beberapa tempat di Indonesia, salat berjamaah tarawih dilaksanakan dengan baik, tapi ada juga sebagian kecil yang melaksanakan salat tarawih berjamaah secara cepat. Bahkan untuk 23 rakaat, dapat diselesaikan dalam waktu 12 menit.

Padahal khusyu’danthuma’nînah dalam salat termasuk salah satu tujuan dan rukun salat yang mendapatkan perhatian besar dari Rasulullah SAW. Beliau menganggap orang yang tidak menyempurnakan ruku’ dan sujudnya sebagai pencuri, bahkan diangggap pencurian terjelek. Rasulullah SAW bersabda:

أَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِيْ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ، قَالُوْا: يَارَسُوْلَ اللهِ، وَكَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ؟ قَالَ: لاَ يُتِمُّ رُكُوْعَهَا وَلاَ سُجُوْدَهَا

“Sejahat-jahatnya pencuri adalah orang yang mencuri dalam salatnya.” Mereka bertanya, “Bagaimana ia mencuri dalam salatnya?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ia tidak menyempurnakan ruku’ dan sujudnya.”[HR Imam Ahmad, 5/ 310 dan hadits ini dinilai shahih oleh syaikh al-Albani dalamShahîhul Jâmi’, no. 997]

Thuma’nînahadalah diam sejenak setelah semua anggota badan (tulang-tulangnya) mapan di tempatnya masing-masing. Para Ulama, salah satunya Sayyid Sâbiq dalam Fiqhussunnah, memberi batasan minimal dengan waktu yang cukup untuk membaca tasbih satu kali.

Baca juga: Imam Salat Tarawih Baiknya Memilih Bacaan Surat-Surat Panjang Apa Pendek?

Syaikh Masyhur Hasan Salman menjelaskan tentang thuma’ninah dalam ruku’. Beliau mengatakan, “Wajib diketahui bahwa thuma’ninah yang wajib itu tidak akan terwujud kecuali dengan hal-hal berikut:
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya