Luka Ekonomi di Indonesia Yang Ditimbulkan Sendiri Semakin Banyak
Tim langit 7
Sabtu, 22 Maret 2025 - 04:58 WIB
Luka Ekonomi di Indonesia Yang Ditimbulkan Sendiri Semakin Banyak
LANGIT7.ID-Reputasi Indonesia yang diperoleh dengan susah payah sebagai negara yang stabil sedang diuji. Selama beberapa dekade setelah runtuhnya sistem keuangan yang mengubah cara negara ini dijalankan, pengambilan keputusan ekonomi relatif dapat diprediksi, dan para pengelola keuangan dianggap kredibel.
Ini merupakan nilai tambah yang besar bagi pasar berkembang yang sering kali didorong oleh proyeksi optimis tentang peran masa depannya dalam ekonomi global, tetapi terkadang kesulitan untuk menghindari masalah yang diciptakan sendiri.
Ketahanan ini sedang diuji. Meskipun pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Selasa (19/3) bahwa ia tidak akan mengundurkan diri disambut dengan lega, tidak semua hal harus bergantung padanya. Menteri yang berkualitas memang penting, tetapi pendekatan mendasar terhadap anggaran dan suku bunga, serta pesan yang diterima oleh investor, jauh lebih penting.
Jika dikalibrasi dengan benar, kebijakan seharusnya dapat bertahan melewati siklus pergantian personel yang merupakan ciri alami dari pemerintahan di mana pun.
Akankah Indonesia seberuntung itu?
Fakta bahwa jatuhnya pasar saham Jakarta – indeks utama turun 7% pada satu titik pada Selasa – dikaitkan dengan spekulasi bahwa Sri Mulyani akan mundur bukanlah pertanda yang baik.
Hal ini mengungkapkan kelemahan yang tidak hanya membutuhkan tangan yang stabil, tetapi juga seorang eksekutif penjualan yang sangat ahli yang dapat membantu Indonesia mengumpulkan dana di pasar internasional.
Ini merupakan nilai tambah yang besar bagi pasar berkembang yang sering kali didorong oleh proyeksi optimis tentang peran masa depannya dalam ekonomi global, tetapi terkadang kesulitan untuk menghindari masalah yang diciptakan sendiri.
Ketahanan ini sedang diuji. Meskipun pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Selasa (19/3) bahwa ia tidak akan mengundurkan diri disambut dengan lega, tidak semua hal harus bergantung padanya. Menteri yang berkualitas memang penting, tetapi pendekatan mendasar terhadap anggaran dan suku bunga, serta pesan yang diterima oleh investor, jauh lebih penting.
Jika dikalibrasi dengan benar, kebijakan seharusnya dapat bertahan melewati siklus pergantian personel yang merupakan ciri alami dari pemerintahan di mana pun.
Akankah Indonesia seberuntung itu?
Fakta bahwa jatuhnya pasar saham Jakarta – indeks utama turun 7% pada satu titik pada Selasa – dikaitkan dengan spekulasi bahwa Sri Mulyani akan mundur bukanlah pertanda yang baik.
Hal ini mengungkapkan kelemahan yang tidak hanya membutuhkan tangan yang stabil, tetapi juga seorang eksekutif penjualan yang sangat ahli yang dapat membantu Indonesia mengumpulkan dana di pasar internasional.