home masjid

Gus Baha Anjurkan Zakat Fitrah Diberikan kepada Keluarga Dekat

Rabu, 26 Maret 2025 - 21:33 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha).Foto/ist
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menyarankan zakat fitrah untuk diberikan kepada kerabat dekat secara langsung.

Dia menggarisbawahi, kerabat dekat tersebut masuk dalam kategori penerima zakat dan bukanlah seseorang yang menjadi tanggungan dalam nafkah seperti anak atau istri.

Gus Baha menjelaskan, pendapatnya ini sesuai dengan perintah Allah yang termaktub dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 215 “Aturan Al-Qur’an sudah jelas dahulukan orang yang punya unsur kerabat. Misalnya keponakan, yang memang tidak wajib saya tanggung. Kalau seperti istri/anak tidak boleh,” jelasnya seperti dikutip dari akun Youtube Santri Gayeng, Rabu (26/3/2025).

Gus Baha menjelaskan, ketika zakat diberikan secara langsung kepada penerima, maka zakatnya diterima secara utuh. Namun, jika zakat dikumpulkan dulu di amil zakat yang ada di masjid, mushala atau lembaga zakat lain, maka berpotensi menerima tidak begitu banyak karena harus dibagi rata kepada penerima yang lain.

Baca juga:Ketentuan Shalat Qashar Saat Mudik Lebaran

Tidak bermaksud menjelekkan amil zakat di masjid-masjid dan mushala, dia bermaksud menjelaskan secara keilmuan yaitu anjuran untuk memberikan zakat secara langsung ke kerabat.

"Kalau kamu dengki ingin mengomentari panitia masjid, saya jawab, mending kamu berikan masjid biar sifat dengkimu itu kamu lawan sendiri. Jika pertanyaan itu objektif menentukan siapa yang akan menerima zakat fitrah itu lebih mudah, yakni dahulukan kerabat dekat," katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya