Mengapa Rasulullah SAW Makan Terlebih Dahulu sebelum Salat Idulfitri?
Miftah yusufpati
Senin, 31 Maret 2025 - 16:52 WIB
Rasulullah makan dahulu sebelum salat id di tanah lapang. Ilustrasi: Freepik
LANGIT7.ID-Dalam sebuah hadis dari Anas ra, ia berkata:
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَغْدُ وْيَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَاْكُلَ تَمَرَاتٍ
“Rasulullah SAW tidak pergi (ke tanah lapang) pada hari Idulfitri hingga beliau makan beberapa butir kurma ”.[HR Riwayat Bukhari 953, Tirmidzi 543, Ibnu Majah 1754 dan Ahmad 3/125, 164, 232]
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halbi Al-Atsari dalam buku "Ahkaamu Al’Iidaini Fii Al Sunnah Al Muthahharah" yang dalam edisi Indonesia menjadi "Hari Raya Bersama Rasulullah" mengutip Imam Al Muhallab dalam Fathul Bari menjelaskan: “Hikmah makan sebelum salat (Idulfitri) adalah agar orang tidak menyangka masih diharuskan puasa hingga dilaksanakan salat Id, seolah-olah beliau ingin menutup jalan menuju ke sana”.
Baca juga: KH Miftachul Akhyar: Idul Fitri, Semangat Memperbaiki Diri
Dari Buraidah ra ia berkata:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَطْعَمَ وَيَوْمَ النَّحْرِ لاَ يَاْكُلُ حَتَّى يَرْجِعَ فَيَاْكُلُ مِنْ نَسِيْكَتِهِ
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَغْدُ وْيَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَاْكُلَ تَمَرَاتٍ
“Rasulullah SAW tidak pergi (ke tanah lapang) pada hari Idulfitri hingga beliau makan beberapa butir kurma ”.[HR Riwayat Bukhari 953, Tirmidzi 543, Ibnu Majah 1754 dan Ahmad 3/125, 164, 232]
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halbi Al-Atsari dalam buku "Ahkaamu Al’Iidaini Fii Al Sunnah Al Muthahharah" yang dalam edisi Indonesia menjadi "Hari Raya Bersama Rasulullah" mengutip Imam Al Muhallab dalam Fathul Bari menjelaskan: “Hikmah makan sebelum salat (Idulfitri) adalah agar orang tidak menyangka masih diharuskan puasa hingga dilaksanakan salat Id, seolah-olah beliau ingin menutup jalan menuju ke sana”.
Baca juga: KH Miftachul Akhyar: Idul Fitri, Semangat Memperbaiki Diri
Dari Buraidah ra ia berkata:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَطْعَمَ وَيَوْمَ النَّحْرِ لاَ يَاْكُلُ حَتَّى يَرْجِعَ فَيَاْكُلُ مِنْ نَسِيْكَتِهِ