home wisata halal

Hotel di Jepang Tantang Turis Israel Teken Pernyataan Anti Kejahatan Perang

Rabu, 30 April 2025 - 15:57 WIB
Salah satu sudut di Shibuya, Jepang. Foto: Pexels/Mike The Fabric.
Sebuah hotel di Kyoto, Jepang, meminta seorang turis Israel untuk menandatangani pernyataan tidak melakukan kejahatan perang selama dinas militernya sebagai syarat untuk check in.

Melansir Ynet, Rabu (30/4/2025), turis tersebut mengatakan insiden itu terjadi setelah ia menunjukkan paspor Israelnya di bagian resepsionis.

"Petugas menyerahkan formulir ini kepada saya dan mengatakan bahwa jika tidak menandatanganinya, saya tidak akan diizinkan untuk check in," kata pria tersebut, yang bertugas sebagai tenaga medis tempur di cadangan Angkatan Laut.

Baca juga: Wabah Influenza, Turis Thailand dan Hong Kong Diimbau Tunda Jalan-Jalan ke Jepang

Turis tersebut mengatakan, formulir tersebut menekankan bahwa ia tidak terlibat kejahatan perang, termasuk pemerkosaan, pembunuhan terhadap sandera perang atau serangan terhadap warga sipil.

Turis Israel tersebut awalnya menolak untuk menandatangani formulir tersebut, tetapi menandatanganinya setelah petugas hotel memberitahunya bahwa semua tamu Israel dan Rusia diharuskan untuk melakukannya.

“Saya tidak pernah terlibat dalam kejahatan perang apa pun yang melanggar hukum internasional dan hukum humaniter, termasuk tetapi tidak terbatas pada serangan terhadap warga sipil (anak-anak, wanita, dll.), pembunuhan atau penganiayaan terhadap mereka yang menyerah atau ditawan sebagai tawanan perang, penyiksaan atau perlakuan tidak manusiawi, kekerasan seksual, pemindahan paksa atau penjarahan, dan tindakan lain yang termasuk dalam lingkup Pasal 8 Statuta Roma Mahkamah Kriminal Internasional (ICC),”
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya