Kebakaran Israel: Sejumlah Negara Kirim Pesawat Pemadam untuk Bantu Atasi Kebakaran Besar
Nabil
Kamis, 01 Mei 2025 - 15:31 WIB
Kebakaran Israel: Sejumlah Negara Kirim Pesawat Pemadam untuk Bantu Atasi Kebakaran Besar
LANGIT7.ID-Jakarta; Sejumlah negara mengirimkan pesawat pemadam kebakaran ke Israel pada Kamis saat tim penyelamat terus berjuang di hari kedua untuk memadamkan kebakaran hutan besar yang sempat menutup jalan raya utama yang menghubungkan Tel Aviv dan Yerusalem, serta membuat para pengemudi panik dan meninggalkan mobil mereka.
Kebakaran mulai terjadi pada Rabu siang, dipicu oleh cuaca panas dan kering serta angin kencang yang mempercepat penyebaran api di hutan pinus. Beberapa permukiman dievakuasi sebagai langkah antisipasi, sementara asap pekat mengubah langit Yerusalem menjadi kelabu.
Baca juga:Menteri Pertahanan Israel Kerahkan Tentara untuk Bantu Padamkan Kebakaran Dekat Yerusalem
Layanan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel memperingatkan masyarakat agar menjauhi taman dan hutan, serta ekstra hati-hati saat menyalakan panggangan. Kamis ini bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Israel, yang biasanya dirayakan dengan acara bakar-bakar dan kumpul keluarga di ruang terbuka.
Setidaknya 12 orang dirawat di rumah sakit pada Rabu, sebagian besar karena menghirup asap. Sementara itu, 10 orang lainnya mendapat perawatan langsung di lokasi, menurut layanan ambulans Magen David Adom.
Italia, Kroasia, Spanyol, Prancis, dan Rumania mengirimkan pesawat untuk membantu memadamkan api, sementara beberapa negara lain seperti Makedonia Utara dan Siprus juga mengirimkan pesawat penyiram air. Pihak berwenang Israel menyatakan bahwa pada Kamis pagi ada 10 pesawat pemadam yang sudah beroperasi, dan delapan pesawat tambahan akan tiba sepanjang hari.
Jalan utama yang menghubungkan Yerusalem dan Tel Aviv sudah dibuka kembali pada Kamis, sehari setelah api menjalar hingga ke jalur tersebut dan memaksa para pengemudi meninggalkan kendaraan mereka karena panik. Pada Kamis pagi, bekas lahan yang hangus tampak jelas dari jalan tol, dengan sisa debu retardant berwarna pink menyelimuti puncak pohon dan semak-semak yang terbakar. Asap dan bau kebakaran masih menyelimuti udara.
Kebakaran mulai terjadi pada Rabu siang, dipicu oleh cuaca panas dan kering serta angin kencang yang mempercepat penyebaran api di hutan pinus. Beberapa permukiman dievakuasi sebagai langkah antisipasi, sementara asap pekat mengubah langit Yerusalem menjadi kelabu.
Baca juga:Menteri Pertahanan Israel Kerahkan Tentara untuk Bantu Padamkan Kebakaran Dekat Yerusalem
Layanan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel memperingatkan masyarakat agar menjauhi taman dan hutan, serta ekstra hati-hati saat menyalakan panggangan. Kamis ini bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Israel, yang biasanya dirayakan dengan acara bakar-bakar dan kumpul keluarga di ruang terbuka.
Setidaknya 12 orang dirawat di rumah sakit pada Rabu, sebagian besar karena menghirup asap. Sementara itu, 10 orang lainnya mendapat perawatan langsung di lokasi, menurut layanan ambulans Magen David Adom.
Italia, Kroasia, Spanyol, Prancis, dan Rumania mengirimkan pesawat untuk membantu memadamkan api, sementara beberapa negara lain seperti Makedonia Utara dan Siprus juga mengirimkan pesawat penyiram air. Pihak berwenang Israel menyatakan bahwa pada Kamis pagi ada 10 pesawat pemadam yang sudah beroperasi, dan delapan pesawat tambahan akan tiba sepanjang hari.
Jalan utama yang menghubungkan Yerusalem dan Tel Aviv sudah dibuka kembali pada Kamis, sehari setelah api menjalar hingga ke jalur tersebut dan memaksa para pengemudi meninggalkan kendaraan mereka karena panik. Pada Kamis pagi, bekas lahan yang hangus tampak jelas dari jalan tol, dengan sisa debu retardant berwarna pink menyelimuti puncak pohon dan semak-semak yang terbakar. Asap dan bau kebakaran masih menyelimuti udara.