LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memerintahkan militer untuk turun tangan membantu petugas pemadam kebakaran memadamkan kebakaran hutan yang dengan cepat menyebar di dekat Yerusalem. Ia menyebut situasi ini sebagai “darurat nasional”.
“Kita sedang menghadapi kondisi darurat nasional, dan semua kekuatan yang tersedia harus dikerahkan untuk menyelamatkan nyawa dan mengendalikan api,” kata Katz dalam pernyataan dari Kementerian Pertahanan. Lembaga penyelamat Israel, MDA, melaporkan bahwa ratusan warga sipil terancam akibat kebakaran ini.
Polisi Israel pun menutup jalan utama yang menghubungkan Yerusalem dan Tel Aviv, serta mengevakuasi warga di sepanjang jalur tersebut. Kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah yang seminggu lalu juga dilanda kebakaran besar.
Sejumlah komunitas yang terletak sekitar 30 kilometer sebelah barat Yerusalem turut dievakuasi, menurut laporan media lokal yang juga menampilkan gambar tim pemadam kebakaran berjuang melawan kobaran api hebat.
Suhu tinggi dan angin kencang mempercepat penyebaran api di area berhutan, membuat polisi memerintahkan evakuasi di setidaknya lima permukiman.
Penyedia layanan darurat Magen David Adom menyatakan bahwa “sampai saat ini belum ada korban jiwa yang dilaporkan.” Mereka juga menambahkan, “Tim ambulans, unit perawatan intensif, dan kendaraan respons cepat sedang memberikan dukungan medis untuk operasi pemadaman kebakaran."
Sementara itu, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, yang membawahi departemen pemadam kebakaran Israel, mengatakan bahwa dirinya sedang menuju lokasi terdampak. Kawasan ini memang kerap dilanda kebakaran hutan di musim panas seperti sekarang.
Saat kebakaran terjadi di wilayah yang sama minggu lalu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menyerukan langkah-langkah tambahan untuk memadamkan api dan mencegahnya mencapai Yerusalem — dan berhasil dicegah saat itu.
(lam)