home lifestyle muslim

Unusa Gandeng Unicef Kampanye Bahaya Obesitas, Kasusnya Kian Meningkat

Kamis, 01 Mei 2025 - 16:38 WIB
LPPM Unusa dan UNICEF berkolaborasi menggelar kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran tentang obesitas anak dan remaja di Indonesia
Jumlah kasus obesitas di Indonesia menunjukkan peningkatan mengkhawatirkan, dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini bahkan telah menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) danUnited Nations International Children’s Emergency Fund(UNICEF) berkolaborasi menggelar kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran tentang obesitas anak dan remaja di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Unusa Tower Kampus B, Surabaya ini merupakan bagian dari strategi menuju Generasi Emas 2045 yang sehat dan produktif. Kampanye bertajuk “Be Healthy, Be Happy – Let’s Help Everyone Stay That Way” itu dihadiri ratusan pelajar SMA/sederajat dari Surabaya dan Sidoarjo.

Nutrition Officer Unicef, dr. Karina Widowati, dalam paparannya menjelaskan bahwa data terkini menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan. Ia merujuk pada temuan prevalensi kegemukan pada balita mengalami pembalikan sejak tahun 2023.

Baca juga:Waspada Diabetes Tipe 1 pada Anak-Anak, Kenali Tanda-tandanya

Riset menunjukkan obesitas pada anak usia 5-12 tahun meningkat dari 11% (2013) menjadi 12% (2023). Peningkatan lebih signifikan terjadi pada kelompok usia 13-15 tahun dan 16-18 tahun.

“Ini memang perjalanan yang tidak mudah. Meski prevalensi stunting berhasil diturunkan dari 28% (2019) menjadi 21% (2023), masalah obesitas justru meningkat, Situasi ini mencerminkan kompleksitas tantangan gizi yang dihadapi negara ini, di mana kekurangan dan kelebihan gizi hadir bersamaan,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya