Potensi Ekspor Gula Kristal Menjanjikan, Mendes Berharap Adanya Regenerasi Penderes
Haris budiman
Jum'at, 02 Mei 2025 - 13:14 WIB
Potret penderes di wilayah Kabupaten Banyumas. (foto: via purwokertokita/arisandrianto)
LANGIT7.ID-Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengharapkan adanya regenerasi penderes nira kelapa, mengingat potensi ekspor gula kristalnya yang menjanjikan.
Hal tersebut dikatakan Mendes seusai melaksanakan kegiatan seremonial pelepasan ekspor gula kristal/semut dari petani di Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (1/5/2025).
Bersama dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, Yandri melepas ekspor gula kristal ke Hungaria senilai USD30.000 atau sekitar Rp584 juta.
Keberhasilan ini tak lepas dari peran Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Kabul Ciptaku Langgongsari yang memfasilitasi kegiatan ekspor.
Gula kristal adalah hasil olahan dari nira yang diambil penderes dari pohon kelapa. Nira dimasak dan dibuat gula kristal.
Mendes menginginkan adanya regenerasi penderes nira kelapa karena jika generasi muda tidak mau menjadi penderes, hal itu akan menghambat keberlangsungan industri gula kelapa kristal.
Oleh karena itu, kata dia, perlu adanya semacam peningkatan sumber daya manusia dan budi daya kelapa genjah untuk menggantikan tanaman kelapa konvensional yang batang pohonnya terlalu tinggi, sehingga sangat berisiko bagi penderes ketika jatuh.
Hal tersebut dikatakan Mendes seusai melaksanakan kegiatan seremonial pelepasan ekspor gula kristal/semut dari petani di Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (1/5/2025).
Bersama dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, Yandri melepas ekspor gula kristal ke Hungaria senilai USD30.000 atau sekitar Rp584 juta.
Keberhasilan ini tak lepas dari peran Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Kabul Ciptaku Langgongsari yang memfasilitasi kegiatan ekspor.
Gula kristal adalah hasil olahan dari nira yang diambil penderes dari pohon kelapa. Nira dimasak dan dibuat gula kristal.
Mendes menginginkan adanya regenerasi penderes nira kelapa karena jika generasi muda tidak mau menjadi penderes, hal itu akan menghambat keberlangsungan industri gula kelapa kristal.
Oleh karena itu, kata dia, perlu adanya semacam peningkatan sumber daya manusia dan budi daya kelapa genjah untuk menggantikan tanaman kelapa konvensional yang batang pohonnya terlalu tinggi, sehingga sangat berisiko bagi penderes ketika jatuh.