Israel Gempur Bandara Utama Yaman, Balas Serangan Rudal Houthi
Nabil
Rabu, 07 Mei 2025 - 07:22 WIB
Israel Gempur Bandara Utama Yaman, Balas Serangan Rudal Houthi
LANGIT7.ID–Jakarta;Militer Israel melancarkan serangan udara ke Bandara Internasional Sanaa di Yaman pada Selasa, jadi serangan kedua dalam dua hari terakhir terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran, setelah ketegangan antara kedua pihak makin memanas.
Menurut TV al-Masirah yang dikelola Houthi, tiga orang tewas akibat serangan ini. Sebelum menyerang, Israel sudah memperingatkan warga untuk menjauh dari sekitar bandara. Serangan ini diklaim menyasar infrastruktur milik Houthi dan "melumpuhkan total" bandara tersebut. Para saksi mata mengatakan ada empat ledakan terdengar di ibu kota Sanaa.
Ketegangan antara Israel dan Houthi meningkat sejak perang di Gaza meletus. Tapi situasinya makin panas setelah Houthi meluncurkan rudal yang jatuh dekat Bandara Ben Gurion di Israel pada Minggu lalu. Serangan itu dibalas Israel dengan menggempur pelabuhan Hodeidah di Yaman pada Senin.
“Baru saja, jet tempur IDF (Pasukan Pertahanan Israel) menyerang dan menghancurkan infrastruktur teroris Houthi di bandara utama Sanaa, dan melumpuhkan total operasional bandara itu,” kata militer Israel.
Mereka juga bilang kalau serangan ini membidik landasan pacu, pesawat, dan fasilitas utama yang digunakan Houthi. Menurut tiga sumber bandara, serangan tersebut mengenai tiga pesawat sipil, ruang keberangkatan, landasan pacu, serta pangkalan militer di bawah kendali Houthi.
Militer Israel menuding bandara Sanaa jadi pusat utama Houthi untuk memindahkan senjata dan orang-orangnya. Tapi Houthi membalas dengan pernyataan keras melalui TV al-Masirah: “Operasi militer kami akan terus berlanjut. Dukungan Yaman terhadap Palestina hanya akan berhenti jika agresi dan blokade terhadap Gaza berakhir.”
Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, menyebut di platform X bahwa serangan terbaru ini adalah “eskalasi serius di tengah situasi kawasan yang sudah sangat rapuh dan tegang.”
Menurut TV al-Masirah yang dikelola Houthi, tiga orang tewas akibat serangan ini. Sebelum menyerang, Israel sudah memperingatkan warga untuk menjauh dari sekitar bandara. Serangan ini diklaim menyasar infrastruktur milik Houthi dan "melumpuhkan total" bandara tersebut. Para saksi mata mengatakan ada empat ledakan terdengar di ibu kota Sanaa.
Ketegangan antara Israel dan Houthi meningkat sejak perang di Gaza meletus. Tapi situasinya makin panas setelah Houthi meluncurkan rudal yang jatuh dekat Bandara Ben Gurion di Israel pada Minggu lalu. Serangan itu dibalas Israel dengan menggempur pelabuhan Hodeidah di Yaman pada Senin.
“Baru saja, jet tempur IDF (Pasukan Pertahanan Israel) menyerang dan menghancurkan infrastruktur teroris Houthi di bandara utama Sanaa, dan melumpuhkan total operasional bandara itu,” kata militer Israel.
Mereka juga bilang kalau serangan ini membidik landasan pacu, pesawat, dan fasilitas utama yang digunakan Houthi. Menurut tiga sumber bandara, serangan tersebut mengenai tiga pesawat sipil, ruang keberangkatan, landasan pacu, serta pangkalan militer di bawah kendali Houthi.
Militer Israel menuding bandara Sanaa jadi pusat utama Houthi untuk memindahkan senjata dan orang-orangnya. Tapi Houthi membalas dengan pernyataan keras melalui TV al-Masirah: “Operasi militer kami akan terus berlanjut. Dukungan Yaman terhadap Palestina hanya akan berhenti jika agresi dan blokade terhadap Gaza berakhir.”
Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, menyebut di platform X bahwa serangan terbaru ini adalah “eskalasi serius di tengah situasi kawasan yang sudah sangat rapuh dan tegang.”