home global news

Indonesia Dipuji Dunia atas Terobosan Kesehatan dan Ketahanan Pangan, Bill Gates Soroti Peran Strategis

Rabu, 07 Mei 2025 - 15:52 WIB
Indonesia Dipuji Dunia atas Terobosan Kesehatan dan Ketahanan Pangan, Bill Gates Soroti Peran Strategis
LANGIT7.ID–Jakarta;Kunjungan pendiri Microsoft dan tokoh filantropi dunia, Bill Gates, ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/5/2025), tak hanya menjadi ajang pertemuan simbolik, tetapi juga penegasan peran strategis Indonesia dalam sektor kesehatan global. Gates menekankan bahwa langkah-langkah Indonesia dalam memperluas cakupan vaksinasi dan memperkuat sistem imunisasi menjadi contoh bagi negara lain.

Dalam sambutannya, Gates menyampaikan kekagumannya atas komitmen Indonesia dalam menerapkan sejumlah vaksin baru bagi anak-anak, seperti vaksin rotavirus untuk diare, pneumokokus untuk pneumonia, serta vaksin HPV yang kini mulai diperkenalkan secara nasional.

Baca juga: Prabowo Sambut Bill Gates di Istana, Bahas Kerja Sama Global hingga Tinjau Program Makan Bergizi Gratis

"Indonesia adalah contoh yang hebat dalam mengadopsi vaksin baru, seperti rotavirus untuk diare, pneumokokus untuk pneumonia, dan sekarang HPV sedang diperkenalkan," katanya.

Di sektor pertanian, Gates juga menyoroti peluang besar Indonesia untuk memajukan ketahanan pangan melalui riset dan inovasi. Ia menilai bahwa pemanfaatan kekayaan genetik lokal, termasuk pengembangan bibit pisang, dapat membawa dampak signifikan terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani kecil.

"Kami memiliki hubungan baik di Indonesia, bekerja pada hal-hal seperti pisang, di mana Indonesia memiliki keberagaman genetik yang hebat. Kami bisa meningkatkan kualitas pisang di sini, sekaligus membantu menghindari penyakit," ungkapnya.

Apresiasi besar juga diberikan terhadap kolaborasi erat antara Gates Foundation dan pemerintah Indonesia dalam memperluas jangkauan imunisasi global. Gates menyebut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai tokoh penting dalam Dewan GAVI, lembaga internasional yang fokus pada akses vaksin anak-anak di berbagai belahan dunia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya