Bantingan Shockbreaker Depan Sepeda Motor Terasa Keras? Ini Penyebabnya
Haris budiman
Rabu, 07 Mei 2025 - 21:50 WIB
Ilustrasi shockbreaker depan motor. (Foto: Astra Otoshop)
LANGIT7.ID - Shockbreaker depan sepeda motor yang bantingannya terasa keras tentu saja membuat pengendara motor menjadi tidak nyaman.
Bahkan, bantingan shockbreaker yang terlalu keras ini bisa membuat badan pengendara terasa sakit, apalagi jika motor digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Bantingan shockbreaker depan di sepeda motor yang terlalu keras ini bisa terjadi karena berbagai macam hal yang berhubungan dengan komponen shockbreaker.
Kebanyakan shockbreaker depan motor ini menggunakan model teleskopik dengan komponen peredam getaran yang meliputi per shockbreaker, sulingan (piston fork), dan oli shock.
Dari beberapa komponen yang disebutkan di atas, penyebab paling banyak yang membuat bantingan shockbreaker terasa keras berasal dari oli shock.
Sebab, seiring dengan penggunaannya oli shock bisa jenuh atau penurunan nilai viskositas (kekentalan).
Saat oli shock jenuh, maka oli sokbreker tidak mampu lagi bekerja maksimal, efeknya bantingan sokbreker jadi terasa lebih keras.
Bahkan, bantingan shockbreaker yang terlalu keras ini bisa membuat badan pengendara terasa sakit, apalagi jika motor digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Bantingan shockbreaker depan di sepeda motor yang terlalu keras ini bisa terjadi karena berbagai macam hal yang berhubungan dengan komponen shockbreaker.
Kebanyakan shockbreaker depan motor ini menggunakan model teleskopik dengan komponen peredam getaran yang meliputi per shockbreaker, sulingan (piston fork), dan oli shock.
Dari beberapa komponen yang disebutkan di atas, penyebab paling banyak yang membuat bantingan shockbreaker terasa keras berasal dari oli shock.
Sebab, seiring dengan penggunaannya oli shock bisa jenuh atau penurunan nilai viskositas (kekentalan).
Saat oli shock jenuh, maka oli sokbreker tidak mampu lagi bekerja maksimal, efeknya bantingan sokbreker jadi terasa lebih keras.