home sports

Carlos Alcaraz Rebut Juara Roma Master1000 Dan Bikin Sinner Tak Berkutik di Depan Pendukungnya

Senin, 19 Mei 2025 - 05:09 WIB
Carlos Alcaraz Rebut Juara Roma Master1000 Dan Bikin Sinner Tak Berkutik di Depan Pendukungnya
LANGIT7.ID-Roma; Carlos Alcaraz tidak ingin menjadi bagian dari kisah dongeng Italia pada tournamen penting Minggu di Internazionali BNL d’Italia di Roma, di mana ia akhirnya sukses mengalahkan favorit petenis tuan rumah Jannik Sinner untuk meraih gelar ATP Masters 1000 ketujuhnya.

Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu menampilkan permainan berkelas untuk menang 7-6(5), 6-1 dan menghentikan rekor 26 kemenangan beruntun Sinner. Alcaraz menyelamatkan dua set point di babak pertama yang menegangkan sebelum mempertahankan momentumnya menuju kemenangan dalam 1 jam 44 menit. Ini menjadi gelar tingkat tur ke-19 baginya, menyamai rekor Sinner sebagai pemain kelahiran tahun 2000-an dengan gelar terbanyak.

"Aku sangat senang meraih gelar pertamaku di Roma, semoga bukan yang terakhir," kata Alcaraz. "Pertama-tama, aku ingin mengucapkan selamat kepada Jannik yang sudah kembali ke level terbaiknya. Aku yakin tidak mudah baginya kembali setelah tiga bulan absen dan langsung mencapai final Masters 1000 di turnamen pertamanya. Itu luar biasa."

"Aku bangga dengan diriku sendiri, terutama dari segi mental dalam menghadapi pertandingan ini. Secara taktik, aku bermain cukup baik dari poin pertama hingga terakhir. Aku tidak naik-turun performa… Aku mempertahankan level permainan sepanjang pertandingan, jadi aku sangat puas dengan segala yang kulakukan hari ini."

Dengan memperbaiki rekor Head2Head Lexus ATP menjadi 7-4 melawan Sinner, Alcaraz menjadi pemain pertama yang meraih tiga gelar ATP Tour musim ini, setelah sebelumnya menang di Rotterdam dan Monte-Carlo. Alcaraz, yang memimpin dengan 30 kemenangan di 2025, juga menjadi pemain kelima yang berhasil memenangkan ketiga turnamen ATP Masters 1000 di tanah liat, menyusul Rafael Nadal, Novak Djokovic, Gustavo Kuerten, dan Marcelo Rios.

Sinner, yang menduduki peringkat pertama PIF ATP Rankings, baru kembali berlaga setelah menjuarai Australian Open pada Januari lalu. Ia berharap menjadi petenis Italia pertama yang menang di Roma sejak Adriano Panatta pada 1976. Namun, ia tak mampu menahan Alcaraz begitu sang petarung Spanyol menemukan ritmenya. Sinner menyesali pukulan backhand yang meleset saat ia memiliki set point kedua di babak pertama (6-5, 30/40).

Alcaraz sempat mundur dari Masters 1000 di Madrid karena cedera adduktor, tetapi cepat kembali ke bentuk terbaik di Roma, di mana ia hanya kehilangan satu set sepanjang perjalanannya menuju gelar. Dengan rekor 27-2 di tanah liat sejak Mei lalu, Alcaraz akan menuju Roland Garros untuk mempertahankan gelarnya dengan penuh keyakinan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya