Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home sports detail berita

Carlos Alcaraz Rebut Juara Roma Master1000 Dan Bikin Sinner Tak Berkutik di Depan Pendukungnya

sururi al faruq Senin, 19 Mei 2025 - 05:09 WIB
Carlos Alcaraz Rebut Juara Roma Master1000 Dan Bikin Sinner Tak Berkutik di Depan Pendukungnya
LANGIT7.ID-Roma; Carlos Alcaraz tidak ingin menjadi bagian dari kisah dongeng Italia pada tournamen penting Minggu di Internazionali BNL d’Italia di Roma, di mana ia akhirnya sukses mengalahkan favorit petenis tuan rumah Jannik Sinner untuk meraih gelar ATP Masters 1000 ketujuhnya.

Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu menampilkan permainan berkelas untuk menang 7-6(5), 6-1 dan menghentikan rekor 26 kemenangan beruntun Sinner. Alcaraz menyelamatkan dua set point di babak pertama yang menegangkan sebelum mempertahankan momentumnya menuju kemenangan dalam 1 jam 44 menit. Ini menjadi gelar tingkat tur ke-19 baginya, menyamai rekor Sinner sebagai pemain kelahiran tahun 2000-an dengan gelar terbanyak.

"Aku sangat senang meraih gelar pertamaku di Roma, semoga bukan yang terakhir," kata Alcaraz. "Pertama-tama, aku ingin mengucapkan selamat kepada Jannik yang sudah kembali ke level terbaiknya. Aku yakin tidak mudah baginya kembali setelah tiga bulan absen dan langsung mencapai final Masters 1000 di turnamen pertamanya. Itu luar biasa."

"Aku bangga dengan diriku sendiri, terutama dari segi mental dalam menghadapi pertandingan ini. Secara taktik, aku bermain cukup baik dari poin pertama hingga terakhir. Aku tidak naik-turun performa… Aku mempertahankan level permainan sepanjang pertandingan, jadi aku sangat puas dengan segala yang kulakukan hari ini."

Dengan memperbaiki rekor Head2Head Lexus ATP menjadi 7-4 melawan Sinner, Alcaraz menjadi pemain pertama yang meraih tiga gelar ATP Tour musim ini, setelah sebelumnya menang di Rotterdam dan Monte-Carlo. Alcaraz, yang memimpin dengan 30 kemenangan di 2025, juga menjadi pemain kelima yang berhasil memenangkan ketiga turnamen ATP Masters 1000 di tanah liat, menyusul Rafael Nadal, Novak Djokovic, Gustavo Kuerten, dan Marcelo Rios.

Sinner, yang menduduki peringkat pertama PIF ATP Rankings, baru kembali berlaga setelah menjuarai Australian Open pada Januari lalu. Ia berharap menjadi petenis Italia pertama yang menang di Roma sejak Adriano Panatta pada 1976. Namun, ia tak mampu menahan Alcaraz begitu sang petarung Spanyol menemukan ritmenya. Sinner menyesali pukulan backhand yang meleset saat ia memiliki set point kedua di babak pertama (6-5, 30/40).

Alcaraz sempat mundur dari Masters 1000 di Madrid karena cedera adduktor, tetapi cepat kembali ke bentuk terbaik di Roma, di mana ia hanya kehilangan satu set sepanjang perjalanannya menuju gelar. Dengan rekor 27-2 di tanah liat sejak Mei lalu, Alcaraz akan menuju Roland Garros untuk mempertahankan gelarnya dengan penuh keyakinan.

Carlos Alcaraz Rebut Juara Roma Master1000 Dan Bikin Sinner Tak Berkutik di Depan Pendukungnya

"Semua mata tertuju ke Paris sekarang, ke Roland Garros," ujar Alcaraz. "Mengalahkan Jannik, menang di Roma, kedua hal ini memberiku kepercayaan diri besar untuk Paris. Aku selalu bilang, 'Final bukan sekadar bermain, tapi tentang menang'. Aku selalu memegang prinsip itu setiap kali bermain di final."

Meskipun variasi permainannya menjadi kunci kesuksesannya di tanah liat belakangan ini, Alcaraz juga merasa nyaman dengan servisnya di final tersebut. Menurut Infosys ATP Stats, ia hanya kehilangan enam dari 27 poin servis pertama di set pertama dan menyelamatkan semua break point yang dihadapinya, termasuk dua set point.

Setelah menghentikan rekor 24 set beruntun Sinner melawan pemain Top 10, Alcaraz melanjutkan dominasinya di set kedua dengan permainan solid dari baseline. Ia menampilkan serangkaian pukulan defensif spektakuler dan drop shot khasnya untuk meraih kemenangan keempatnya secara beruntun atas Sinner.

Sinner, yang mengalahkan juara Madrid Casper Ruud di perempat final hanya dengan kehilangan satu game, tidak bisa mempertahankan level yang sama melawan Alcaraz. Namun, petenis 23 tahun itu tetap bisa bangga dengan penampilannya di Roma, di mana ia menunjukkan progres setelah kembali dari cedera.

"Set pertama jelas menjadi penentu. Tapi secara umum, aku sangat senang dengan turnamen ini," kata Sinner. "Ini memberiku kepercayaan diri untuk bermain baik di Paris juga. Mari kita lihat apa yang terjadi di sana."

"Setelah tiga bulan absen, datang ke sini dan mencapai hasil ini sangat berarti bagiku dan timku. Kami bekerja keras untuk bisa berada di sini."

Hadiah Turnamen Internazionali BNL d’Italia 2025

Turnamen ATP Masters 1000 ini menawarkan total hadiah sebesar €8.055.385 (sekitar Rp140 miliar) untuk edisi 2025.

Juara tunggal akan menerima €985.030 (sekitar Rp17,1 miliar), sementara juara ganda akan membagi €400.560 (sekitar Rp7 miliar).(*/saf/atptour)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)