Gangster Bawah Umur Bikin Prihatin, Wagub Jateng Taj Yasin Ajak Muslimat hingga Aisyiyah Menangani
Haris budiman
Senin, 19 Mei 2025 - 06:48 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin. (foto: jatengprov.go.id)
LANGIT7.ID-Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin menaruh keprihatinan tinggi terhadap aksi gangster di wilayahnya. Apalagi melibatkan anak di bawah umur.
"Kenakalan remaja ini masih timbul-tenggelam, kumat-kumatan. Dan yang sekarang muncul ini, banyak anak di bawah usia yang hanya ikut-ikutan,” ungkap Taj Yasin, saat acara Halal Bihalal dan Harlah ke-79 Muslimat NU Kota Semarang, Sabtu (17/5/2025).
Sebagai solusi, Taj Yasin menggagas pendekatan berbasis pendidikan karakter. Ia menyebut, jika pendekatan kreatif tak lagi mempan, anak-anak tersebut bisa difasilitasi untuk belajar di pesantren atau boarding school.
Bahkan, di Provinsi Jateng sedang dijalankan program Kecamatan Berdaya. Program tersebut tidak hanya menyasar perempuan, anak, dan penyandang disabilitas, tapi juga mencakup anak-anak zilenial.
Menurut wagub, program Kecamatan Berdaya bisa menjadi pintu masuk untuk menjangkau mereka, dengan membentuk karakter yang lebih baik melalui kegiatan positif berbasis komunitas.
"Sekarang ini banyak kasus gangster yang pelakunya anak-anak muda, generasi zilenial. Kenapa mereka tidak kita arahkan ke kegiatan yang lebih kreatif dan positif saja,” ujar sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini dikutip dari jatengprov.go.id.
Ajak Muslimat sampai Aisyiyah berkolaborasi
"Kenakalan remaja ini masih timbul-tenggelam, kumat-kumatan. Dan yang sekarang muncul ini, banyak anak di bawah usia yang hanya ikut-ikutan,” ungkap Taj Yasin, saat acara Halal Bihalal dan Harlah ke-79 Muslimat NU Kota Semarang, Sabtu (17/5/2025).
Sebagai solusi, Taj Yasin menggagas pendekatan berbasis pendidikan karakter. Ia menyebut, jika pendekatan kreatif tak lagi mempan, anak-anak tersebut bisa difasilitasi untuk belajar di pesantren atau boarding school.
Bahkan, di Provinsi Jateng sedang dijalankan program Kecamatan Berdaya. Program tersebut tidak hanya menyasar perempuan, anak, dan penyandang disabilitas, tapi juga mencakup anak-anak zilenial.
Menurut wagub, program Kecamatan Berdaya bisa menjadi pintu masuk untuk menjangkau mereka, dengan membentuk karakter yang lebih baik melalui kegiatan positif berbasis komunitas.
"Sekarang ini banyak kasus gangster yang pelakunya anak-anak muda, generasi zilenial. Kenapa mereka tidak kita arahkan ke kegiatan yang lebih kreatif dan positif saja,” ujar sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini dikutip dari jatengprov.go.id.
Ajak Muslimat sampai Aisyiyah berkolaborasi