OJK dan PIISEI Gelar Edukasi Keuangan Perempuan Biar Emak Emak Tidak Jadi Korban Pinjol
Tim langit 7
Selasa, 20 Mei 2025 - 20:38 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi. Dok: istimewa
LANGIT7.ID-Jakarta; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus bergerak mengedukasi kaum perempuan agar makin canggih dalam memahami literasi keuangan sehingga tidak mudah jadi korban pinjol.
Bersama dengan Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI), OJK mendukung penuh upaya peningkatan literasi keuangan bagi perempuan dengan menyelenggarakan kegiatan Edukasi Keuangan bertema "Cerdas Berinvestasi dan Bertransaksi di Era Digital" bagi Pengurus dan Anggota Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI).
Kegiatan edukasi keuangan yang dihadiri oleh sekitar 1.000 peserta digelar secara online dan offline di Jakarta, Selasa. Acara tersebut dihadiri juga oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dan Ketua Bidang Pendidikan PIISEI Pusat Isma Firdaus Djaelani, serta Ketua Dewan Pembina Ikatan Istri Pegawai OJK Hornita M. Siregar.
Dalam sambutannya, Friderica menyampaikan pentingnya perempuan memiliki pengetahuan keuangan dasar, yang berguna untuk pengambilan keputusan dalam keluarga maupun untuk menghindari risiko kejahatan keuangan digital dan entitas ilegal sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Ibu adalah center keluarga. Ibu yang bahagia dan teredukasi akan membawa kebahagiaan bagi anak dan suaminya. Karena itu penting bagaimana kita meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat Indonesia melalui literasi keuangan," kata Friderica.
Friderica juga menekankan perlunya kehati-hatian dalam mengelola keuangan, termasuk harus memahami risiko penggunaan layanan keuangan seperti paylater, pinjaman daring serta investasi keuangan.
“Kami sering mendapat pengaduan dari masyarakat, termasuk ibu-ibu yang menjadi korban pinjol ilegal atau investasi bodong. Inilah mengapa edukasi keuangan sangat penting," tegas Friderica.
Bersama dengan Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI), OJK mendukung penuh upaya peningkatan literasi keuangan bagi perempuan dengan menyelenggarakan kegiatan Edukasi Keuangan bertema "Cerdas Berinvestasi dan Bertransaksi di Era Digital" bagi Pengurus dan Anggota Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI).
Kegiatan edukasi keuangan yang dihadiri oleh sekitar 1.000 peserta digelar secara online dan offline di Jakarta, Selasa. Acara tersebut dihadiri juga oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dan Ketua Bidang Pendidikan PIISEI Pusat Isma Firdaus Djaelani, serta Ketua Dewan Pembina Ikatan Istri Pegawai OJK Hornita M. Siregar.
Dalam sambutannya, Friderica menyampaikan pentingnya perempuan memiliki pengetahuan keuangan dasar, yang berguna untuk pengambilan keputusan dalam keluarga maupun untuk menghindari risiko kejahatan keuangan digital dan entitas ilegal sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Ibu adalah center keluarga. Ibu yang bahagia dan teredukasi akan membawa kebahagiaan bagi anak dan suaminya. Karena itu penting bagaimana kita meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat Indonesia melalui literasi keuangan," kata Friderica.
Friderica juga menekankan perlunya kehati-hatian dalam mengelola keuangan, termasuk harus memahami risiko penggunaan layanan keuangan seperti paylater, pinjaman daring serta investasi keuangan.
“Kami sering mendapat pengaduan dari masyarakat, termasuk ibu-ibu yang menjadi korban pinjol ilegal atau investasi bodong. Inilah mengapa edukasi keuangan sangat penting," tegas Friderica.