home edukasi & pesantren

Montgomery Watt : Ayat-Ayat Al-Qur’an Amat Bersahabat tentang Umat Nasrani

Jum'at, 23 Mei 2025 - 04:30 WIB
William Montgomery Watt. Foto: AP
LANGIT7.ID-Orientalis William Montgomery Watt menyebut penduduk Makkah berkesempatan belajar tentang Kekristenan yang terbatas, sebelum Nabi Muhammad menjadi Rasul. Nabi Muhammad sendiri berkesempatan mengenal Kristen saat melakukan perjalanan dagangnya ke Suriah. Bahkan sebagaimana yang dilakukan sendiri oleh Muhammad, akan tetapi tidak banyak berpartisipasi dalam diskusi-diskusi keagamaan dengan orang-orang Kristen atau Nasrani.

Dalam bukunya berjudul "Titik Temu Islam dan Kristen, Persepsi dan Salah Persepsi" (Gaya Media Pratama Jakarta, 1996), William Montgomery Watt mengatakan,sebagian kecil masyarakat Makkah adalah para penghuni asing yang tidak tetap (atau masyarakat yang berpindah-pindah). Sekalipun demikian, dalam ayat-ayat Al-Qur’an terdahulu ada beberapa petunjuk yang amat bersahabat tentang umat Kristen (Nasrani).

"Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian, dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula bersedih hati." (Q.S. Al-Baqarah: 62).

Pengakuan kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai golongan orang-orang yang beriman kepada Allah adalah sesuai dengan jaminan yang diberikan oleh Waraqah, saudara sepupu Khadijah, istri Nabi Muhammad SAW, bahwa wahyu-wahyu yang akan beliau terima itu dapat diperbandingkan dengan wahyu-wahyu yang diterima oleh Nabi Musa.

Baca juga: Persepsi Al-Qur'an tentang Yahudi Menurut Montgomery Watt

Segera setelah Hijrah ke Madinah, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu berkenaan dengan kesulitan yang dialami beliau terhadap orang-orang Yahudi di Madinah yang tengah bermusuhan dengan orang-orang Nasrani:

Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang beriman adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang beriman adalah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang Nasrani." Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka (orang-orang Nasrani itu) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, juga karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri. (Q.S. Al-Ma'idah: 82).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya