Karyawan XLSMART Bangun Sarana Air Bersih di NTT dan Masjid di Jawa Barat
Tim langit 7
Jum'at, 23 Mei 2025 - 21:15 WIB
Ketua Majelis Taklim XLSMART, Yanuar Tirta Kumaya (kanan) saat peresmian sarana air bersih di Pondok Pesantren Al-Ummah Al-Islamiyah, Mbay, Kabupaten Nagakeo, NTT
Kepedulian manajemen dan karyawan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan sarana air bersih dan fasilitas ibadah.
Melalui Majelis Taklim XLSMART (MTXLSMART), XLSMART telah membangun sarana air bersih di Pondok Pesantren Al-Ummah Al-Islamiyah, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagakeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) serta Masjid Nurul Huda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Seluruh pembangunan ini dibiayai dari wakaf karyawan serta manajemen XLSMART.
Peresmian sarana air bersih di Pondok Pesantren Al-Ummah Al-Islamiyah, Mbay, Kabupaten Nagakeo, NTT, dilaksanakan pada 17 Mei 2025.
Turut hadir dalam peresmian antara lain Bony Hendra Wijaya, Head Of Sales East XLSMART area NTT, Bony Hendra Wijaya, perwakilan Insan Bumi Mandiri (IBM), Nafriqal, Ketua Pondok Pesantren, Ustadz Saiful Ismail Rena, Kepala Desa setempat, Frumensius Dhae Wea.
Baca juga:Permudah Ibadah di Tanah Suci, XLSMART Sediakan Kartu Perdana Khusus dan Paket Internet Haji
"Alhamdulillah, pembangunan sarana air bersih dan tempat ibadah di berbagai wilayah telah selesai dan dimanfaatkan masyarakat. Suatu kebanggan tersendiri bagi manajemen dan karyawan XLSMART bisa langsung membangunkan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Kabupaten Nagakeo dan Kabupaten Cianjur. Semoga masjid dan fasilitas air bersih yang telah dibangun dan diresmikan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan sosial masyarakat, khususnya di wilayah layanan XLSMART,” ujar Ketua Majelis Taklim XLSMART, Yanuar Tirta Kumaya.
Program Pembangunan sarana air bersih ini menyediakan fasilitas berupa pembangunan tower air, tangki penampungan, serta instalasi filter air siap minum, yang kini bisa dimanfaatkan oleh sekitar 550 orang santri dan warga sekitar. Sebelumnya, masyarakat kesulitan memperoleh air bersih, dengan harga cukup mahal dan harus berjalan hingga 3 km. Pembangunan berlangsung selama empat bulan dengan anggaran lebih dari 50 juta rupiah bekerja sama dengan lembaga Insan Bumi Mandiri (IBM).
Melalui Majelis Taklim XLSMART (MTXLSMART), XLSMART telah membangun sarana air bersih di Pondok Pesantren Al-Ummah Al-Islamiyah, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagakeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) serta Masjid Nurul Huda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Seluruh pembangunan ini dibiayai dari wakaf karyawan serta manajemen XLSMART.
Peresmian sarana air bersih di Pondok Pesantren Al-Ummah Al-Islamiyah, Mbay, Kabupaten Nagakeo, NTT, dilaksanakan pada 17 Mei 2025.
Turut hadir dalam peresmian antara lain Bony Hendra Wijaya, Head Of Sales East XLSMART area NTT, Bony Hendra Wijaya, perwakilan Insan Bumi Mandiri (IBM), Nafriqal, Ketua Pondok Pesantren, Ustadz Saiful Ismail Rena, Kepala Desa setempat, Frumensius Dhae Wea.
Baca juga:Permudah Ibadah di Tanah Suci, XLSMART Sediakan Kartu Perdana Khusus dan Paket Internet Haji
"Alhamdulillah, pembangunan sarana air bersih dan tempat ibadah di berbagai wilayah telah selesai dan dimanfaatkan masyarakat. Suatu kebanggan tersendiri bagi manajemen dan karyawan XLSMART bisa langsung membangunkan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Kabupaten Nagakeo dan Kabupaten Cianjur. Semoga masjid dan fasilitas air bersih yang telah dibangun dan diresmikan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan sosial masyarakat, khususnya di wilayah layanan XLSMART,” ujar Ketua Majelis Taklim XLSMART, Yanuar Tirta Kumaya.
Program Pembangunan sarana air bersih ini menyediakan fasilitas berupa pembangunan tower air, tangki penampungan, serta instalasi filter air siap minum, yang kini bisa dimanfaatkan oleh sekitar 550 orang santri dan warga sekitar. Sebelumnya, masyarakat kesulitan memperoleh air bersih, dengan harga cukup mahal dan harus berjalan hingga 3 km. Pembangunan berlangsung selama empat bulan dengan anggaran lebih dari 50 juta rupiah bekerja sama dengan lembaga Insan Bumi Mandiri (IBM).