home edukasi & pesantren

Gara Gara Data Cerai Sampai 604.463 Kasus, Pasangan Muda Dibuatkan Program Sekolah Relasi Agar Tidak Mudah Cerai

Sabtu, 24 Mei 2025 - 06:17 WIB
Gara Gara Data Cerai Sampai 604.463 Kasus, Pasangan Muda Dibuatkan Program Sekolah Relasi Agar Tidak Mudah Cerai
LANGIT7.ID-Jakarta; Tingginya angka perceraian di Indonesia membuat Kementerian Agama merasa terganggu.

Melihat fenomena ini, Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menggagas program Sekolah Relasi Suami Istri (SERASI) bagi pasangan muda dengan usia pernikahan satu hingga lima tahun.

Program ini bertujuan menekan angka perceraian dan memperkuat ketahanan keluarga.

Menurut data Direktorat Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung, dalam lima tahun terakhir, tercatat 604.463 kasus perceraian pada pasangan dengan usia pernikahan 1 hingga 5 tahun, tertinggi dibanding periode pernikahan lainnya. Hal ini menjadi latar belakang diluncurkannya Program SERASI sebagai langkah pencegahan.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Cecep Khairul Anwar, menjelaskan, SERASI mencakup dua layanan utama, yaitu Bimbingan Relasi Harmonis dan Bimbingan Literasi Keuangan Keluarga.

“Relasi Harmonis merupakan layanan pasca-akad (after akad services) yang dirancang untuk mencegah perceraian, terutama pada usia pernikahan 1 sampai 5 tahun. Banyak perceraian disebabkan oleh konflik berkepanjangan. Karena itu, kami ingin membekali pasangan dengan keterampilan komunikasi dan penguatan relasi suami istri,” ujarnya dalam kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Literasi Keuangan Keluarga di Jakarta, Rabu (21/05/2025).

Dalam layanan ini, pasangan akan dibimbing untuk mengenali persoalan rumah tangga, membangun komunikasi yang sehat, serta membiasakan musyawarah dalam menyelesaikan konflik. “Diharapkan, suami dan istri dapat menjadi mitra yang saling mendukung dalam menghadapi dinamika kehidupan berkeluarga,” tambah Cecep.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya