Tarif Listrik Diskon 50 Persen Per 5 Juni, Ini Syarat Ketentuannya
Lusi mahgriefie
Senin, 26 Mei 2025 - 07:31 WIB
Tarif Listrik Diskon 50 Persen Per 5 Juni, Ini Syarat Ketentuannya
Diskon tarif listrik sebesar 50 persen bagi para pelanggan akan mulai diberlakukan pada 5 Juni 2025. Namun tidak semua golongan mendapatkannya.
Skema pemberian diskon ini akan serupa dengan program awal tahun 2025, namun kali ini khusus menyasar pelanggan PLN rumah tangga di bawah 1.300 KWh.
Hal tersebut seperti disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Minggu (25/5/2025).
"Tanggal 5 Juni akan diberlakukan dan akan dirapatkan kembali, dan itu di bawah 1.300 KWh," kata Airlangga.
Menurutnya, pemerintah memberikan insentif berupa diskon tarif listrik sebesar 50 persen untuk periode Juni-Juli 2025.
Kebijakan ini yang diyakini dapat menjadi stimulus ekonomi nasional, diberikan kepada kurang lebih 79,3 juta pelanggan rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA. Stimulus ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal dua.
"Jadi, momentum ini kita manfaatkan untuk membuat beberapa program. Nah, ini beberapa program yang disiapkan tentunya untuk mendorong pertumbuhan melalui apa yang bisa ditingkatkan melalui konsumsi," ujarnya.
Skema pemberian diskon ini akan serupa dengan program awal tahun 2025, namun kali ini khusus menyasar pelanggan PLN rumah tangga di bawah 1.300 KWh.
Hal tersebut seperti disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Minggu (25/5/2025).
"Tanggal 5 Juni akan diberlakukan dan akan dirapatkan kembali, dan itu di bawah 1.300 KWh," kata Airlangga.
Menurutnya, pemerintah memberikan insentif berupa diskon tarif listrik sebesar 50 persen untuk periode Juni-Juli 2025.
Kebijakan ini yang diyakini dapat menjadi stimulus ekonomi nasional, diberikan kepada kurang lebih 79,3 juta pelanggan rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA. Stimulus ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal dua.
"Jadi, momentum ini kita manfaatkan untuk membuat beberapa program. Nah, ini beberapa program yang disiapkan tentunya untuk mendorong pertumbuhan melalui apa yang bisa ditingkatkan melalui konsumsi," ujarnya.