home wirausaha syariah

Jamkrindo Syariah Dapat Peringkat idA+, Ini Faktor Penentunya

Senin, 26 Mei 2025 - 21:19 WIB
Jamkrindo Syariah Dapat Peringkat idA, Ini Faktor Penentunya
LANGIT7.ID-Jakarta;Di tengah dinamika sektor penjaminan berbasis syariah yang semakin kompetitif, PT Penjaminan Jamkrindo Syariah menunjukkan langkah signifikan dalam memperkuat posisinya.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) baru saja menetapkan peringkat idA+ dengan prospek stabil kepada perusahaan ini, mencerminkan keyakinan terhadap kekuatan struktural dan dukungan dari induk usaha.

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN keuangan, Jamkrindo Syariah memiliki struktur kepemilikan yang erat dengan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau IFG, melalui PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo). Sebanyak 99,99% saham dikuasai oleh Jamkrindo, sedangkan sisanya dimiliki oleh Koperasi Warga Jamkrindo. Posisi ini memperkuat sinyal bahwa keberadaan perusahaan mendapat perhatian dan dukungan strategis dari entitas holding.

“Peringkat tersebut mencerminkan tingkat kemungkinan yang kuat akan adanya dukungan dari PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) (BPUI atau IFG, peringkat idAAA/stabil) sebagai pemegang saham pengendali terakhir, kebijakan investasi yang konservatif, serta tingkat permodalan dan cadangan yang kuat,” tulis Pefindo dalam keterangan resminya, dikutip Senin (26/5/2025).

Peringkat idA+ yang diberikan bukan tanpa catatan. Pefindo menilai bahwa sektor penjaminan kredit syariah masih dihadapkan pada kompetisi ketat, sementara kinerja operasional Jamkrindo Syariah berada dalam kategori moderat. Hal ini menandakan bahwa perusahaan masih memiliki ruang besar untuk tumbuh dan meningkatkan kontribusinya di industri.

Namun, terbuka peluang peningkatan peringkat bila dukungan dari pemegang saham terbukti semakin besar, terutama melalui sinergi usaha yang lebih mendalam atau kontribusi berkelanjutan terhadap entitas induk.

“Kenaikan peringkat juga harus disertai dengan kemampuan Jamkrindo Syariah untuk memperkuat kehadirannya di industri penjaminan kredit, dan disertai dengan peningkatan yang stabil dalam kinerja operasinya.”
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya