home masjid

Keistimewaan Tanah Suci: Baru Berniat Jahat Saja Dapat Azab yang Pedih

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:00 WIB
Perbuatan dosa kecil di tanah haram lebih besar dosanya daripada perbuatan dosa besar di tempat yang lain. Ilustrasi: Gulf News
LANGIT7.ID-Abdulmalik al-Qosim dalam kitab "Risalat 'iilaa 'ahl earfat wamuzdalifat waminaa" mengatakan menunaikan ibadah haji adalah salah satu rukun Islam. Ibadah haji merupakan amal yang paling agung setelah iman dan jihad. Ia merupakan bentuk pendekatan diri kepada Allah yang paling utama, yang menghapus dosa-dosa sebelumnya.

Bergembiralah pada hari yang penuh perjuangan dan diampuninya kesalahan. Nabi ﷺ bersabda: “Tidak ada hari yang Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka daripada hari Arafah.” [Hadits riwayat Muslim]

Abdulmalik al-Qosim mengingatkan hal-hal yang tidak boleh luput dari ingatan jemaah haji antara lain:

"Engkau berada di Biladullah al-Haram (tanah suci) Makkah. Negeri yang setiap kebaikan dilipatgandakan (pahalanya), demikian pula halnya dengan keburukan, dilipatgandakan dosanya. Allah Azza wa Jalla telah menjanjikan azab yang pedih bagi mereka yang ingin membuat kerusakan di dalamnya," tutur al-Qosim.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebagian siksa yang pedih.” [al-Hajj/22:25]

Baca juga: Resmi! Arab Saudi Umumkan Tanggal Idul Adha 2025 dan Jadwal Haji Lengkap

Ibnu Katsir berkata (dalam tafsirnya), “Yaitu mereka yang konsen dalam perbuatan nista dari kemaksiatan dosa besar.”
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya