Keluarga Kerajaan Qatar Kasih Hadiah Pesawat Amerika Seharga 6 Triliun: Turki Dihadiahi Pesawat 7,6 Triliun
Tim langit 7
Kamis, 29 Mei 2025 - 17:28 WIB
Keluarga Kerajaan Qatar Kasih Hadiah Pesawat Amerika Seharga 6 Triliun: Turki Dihadiahi Pesawat 7,6 Triliun
LANGIT7.ID-Riyadh; Meskipun telah menghadiahkan pesawat Boeing 747 senilai $400 juta (sekitar Rp6 triliun) kepada Amerika Serikat, armada jet pribadi keluarga kerajaan Qatar masih lebih besar dibandingkan banyak maskapai kecil. Mainan terkecil mereka adalah Gulfstream G700, jet yang sangat diminati hingga Elon Musk pun harus antri dalam daftar tunggu.
Selama beberapa minggu terakhir, Boeing 747-8 yang dibuat khusus dengan perkiraan nilai $400 juta (sekitar Rp6 triliun) yang dihadiahkan Qatar kepada AS menjadi sorotan. Sungguh mengejutkan bahwa meski telah memberikan jet VIP super mewah itu, Qatar Amiri Flight masih mengoperasikan salah satu armada pesawat VIP paling mewah dan mahal di dunia. Divisi transportasi udara elit ini, yang dimiliki dan dioperasikan oleh pemerintah Qatar, secara eksklusif melayani Keluarga Thani (penguasa kerajaan) serta pejabat pemerintah tinggi. Meski kehilangan pesawat yang paling menarik perhatian, sisa armada yang terdiri dari sembilan pesawat tetap memukau dengan kemewahan, rekayasa teknologi, dan proyeksi kekuasaan.
Didirikan pada 1977 oleh Emir Khalifa bin Hamad Al Thani saat itu, Qatar Amiri Flight dibentuk sebagai divisi penerbangan pribadi untuk menyediakan transportasi udara yang aman dan mewah bagi keluarga kerajaan Qatar. Selama beberapa dekade, armada ini berkembang dari pesawat Boeing 707 dan 727 sederhana menjadi koleksi istana terbang yang menyaingi angkatan udara paling kuat dalam hal kemewahan dan kecanggihan.
Saat ini, operasinya berpusat di Bandara Internasional Doha, terpisah dari lalu lintas komersial Bandara Hamad, memungkinkan perjalanan yang diskrit dan berkeamanan tinggi bagi para elite penguasa Qatar.
Inti dari Qatar Amiri Flight adalah perpaduan keahlian penerbangan Eropa dan Amerika. Armada saat ini mencakup dua Boeing 747-8 Boeing Business Jets (BBJ), masing-masing bernilai antara $350–400 juta (sekitar Rp5,3–6 triliun), tergantung kustomisasi.
Jet-jet ini seperti istana di udara, dilengkapi kamar tidur pribadi, kamar mandi beraksen emas, ruang rapat, lounge, dan fasilitas medis. Sering disebut sebagai "istana di langit", pesawat ini digunakan khusus untuk Emir Tamim bin Hamad Al Thani dan keluarganya, yang kekayaannya diperkirakan melebihi $335 miliar (sekitar Rp5.100 triliun) melalui Qatar Investment Authority.
Armada juga mencakup Airbus A340-500, pesawat berjarak tempuh ultra-panjang yang sudah tidak diproduksi secara komersial tetapi tetap favorit di kalangan kerajaan karena keandalan empat mesin dan kabin yang luas. Dengan interior khusus untuk sekitar 50 penumpang, pesawat ini dilengkapi area tidur, fasilitas mandi, dan kantor pribadi.
Selama beberapa minggu terakhir, Boeing 747-8 yang dibuat khusus dengan perkiraan nilai $400 juta (sekitar Rp6 triliun) yang dihadiahkan Qatar kepada AS menjadi sorotan. Sungguh mengejutkan bahwa meski telah memberikan jet VIP super mewah itu, Qatar Amiri Flight masih mengoperasikan salah satu armada pesawat VIP paling mewah dan mahal di dunia. Divisi transportasi udara elit ini, yang dimiliki dan dioperasikan oleh pemerintah Qatar, secara eksklusif melayani Keluarga Thani (penguasa kerajaan) serta pejabat pemerintah tinggi. Meski kehilangan pesawat yang paling menarik perhatian, sisa armada yang terdiri dari sembilan pesawat tetap memukau dengan kemewahan, rekayasa teknologi, dan proyeksi kekuasaan.
Didirikan pada 1977 oleh Emir Khalifa bin Hamad Al Thani saat itu, Qatar Amiri Flight dibentuk sebagai divisi penerbangan pribadi untuk menyediakan transportasi udara yang aman dan mewah bagi keluarga kerajaan Qatar. Selama beberapa dekade, armada ini berkembang dari pesawat Boeing 707 dan 727 sederhana menjadi koleksi istana terbang yang menyaingi angkatan udara paling kuat dalam hal kemewahan dan kecanggihan.
Saat ini, operasinya berpusat di Bandara Internasional Doha, terpisah dari lalu lintas komersial Bandara Hamad, memungkinkan perjalanan yang diskrit dan berkeamanan tinggi bagi para elite penguasa Qatar.
Inti dari Qatar Amiri Flight adalah perpaduan keahlian penerbangan Eropa dan Amerika. Armada saat ini mencakup dua Boeing 747-8 Boeing Business Jets (BBJ), masing-masing bernilai antara $350–400 juta (sekitar Rp5,3–6 triliun), tergantung kustomisasi.
Jet-jet ini seperti istana di udara, dilengkapi kamar tidur pribadi, kamar mandi beraksen emas, ruang rapat, lounge, dan fasilitas medis. Sering disebut sebagai "istana di langit", pesawat ini digunakan khusus untuk Emir Tamim bin Hamad Al Thani dan keluarganya, yang kekayaannya diperkirakan melebihi $335 miliar (sekitar Rp5.100 triliun) melalui Qatar Investment Authority.
Armada juga mencakup Airbus A340-500, pesawat berjarak tempuh ultra-panjang yang sudah tidak diproduksi secara komersial tetapi tetap favorit di kalangan kerajaan karena keandalan empat mesin dan kabin yang luas. Dengan interior khusus untuk sekitar 50 penumpang, pesawat ini dilengkapi area tidur, fasilitas mandi, dan kantor pribadi.