home global news

Kemenbud Gelar Harmoni Zaman 60-an, Kenalkan Musik Lawas ke Generasi Muda

Sabtu, 31 Mei 2025 - 21:12 WIB
Kemenbud Gelar Harmoni Zaman 60-an, Kenalkan Musik Lawas ke Generasi Muda
LANGIT7.ID-Jakarta;Kementerian Kebudayaan RI menyelenggarakan pentas musik Tribute to Legend bertajuk “Harmoni Zaman 60-an” yang digelar di Rarampa Resto, Jakarta Selatan. Acara ini menjadi ajang apresiasi dan silaturahmi bagi para musisi legendaris Indonesia yang telah mewarnai industri musik sejak era 1960-an.

Sejumlah nama besar yang tak asing lagi di telinga pecinta musik Indonesia, hadir dan mendapat apresiasi khusus dari Menteri kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, diantaranya Titiek Hamzah, Tetty Kadi, Yok Koeswoyo, Ernie Djohan, Titiek Sandhora, dan Muchsin Alatas. Nama-nama tersebut merupakan simbol kejayaan musik tanah air di masa lampau dan memiliki kontribusi besar dalam membentuk identitas budaya bangsa melalui karya-karyanya.

“Kita menyelenggarakan Harmoni Zaman 60-an ini sebagai bentuk apresiasi untuk para legendaris tahun 60-an yang tentu saja sangat berkontribusi dalam perjalanan musik Indonesia. Sebagai bagian dari aset nasional, para legendaris musik tersebut mempunyai kontribusi yang besar dalam perjalanan pemajuan kebudayaan kita, ” ujar Menbud Fadli Zon dalam sambutannya, Sabtu (31/5/2025).

Lebih dari sekadar perayaan musik, Harmoni Zaman 60-an juga menjadi momentum penting untuk mempertemukan kembali para musisi legendaris dalam suasana kekeluargaan, serta memperkenalkan jejak sejarah musik Indonesia kepada generasi muda. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga dan merayakan warisan budaya bangsa. “Musik juga menyatukan keberagaman, perbedaan-perbedaan, dan orang mempunyai respons yang juga unik terhadap musik yang ada apalagi di tahun-tahun itu menjadi hiburan yang sangat penting,” tambah Menbud Fadli Zon.

Acara ini diselenggarakan atas inisiasi Asosiasi Mahasvara Nusantara dan didukung oleh Pertamina (Persero). Bentuk apresiasi yang diberikan ini menjadi wujud nyata penghormatan negara dan dunia usaha terhadap dedikasi para seniman yang telah menginspirasi generasi demi generasi. Menbud Fadli Zon secara khusus menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kolaborasi penyelenggaraan acara tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih, apresiasi kepada Asosiasi Mahaswara Nusantara dan juga khususnya kepada PT. Pertamina yang menyelenggarakan agenda Harmoni Zaman 60-an ini dalam bentuk kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas, sehingga kita bisa menyelenggarakannya mungkin bisa lebih rutin,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra pada laporannya menyebutkan Tribute to Legend ini akan berlanjut sebagai program setidaknya tiga kali dalam tahun 2025 sebagai upaya membangun ekosistem musik. Hal ini ditegaskan pula oleh Menbud Fadli Zon. “Kalau sekarang ini kita mulai dari Harmoni Zaman 60-an, bulan depan kita mulai dengan tahun 1970-an, lanjut era 1980-an, karena di kedua era tersebut juga masih banyak musisi yang cukup aktif,” ucapnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya