Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 02 Agustus 2026
home sports detail berita
Piala Dunia 2026

Drama Piala Dunia 2026: Pantang Menyerah, Jepang Redam Belanda Setelah Dua Kali Tertinggal!

nabil Senin, 15 Juni 2026 - 07:11 WIB
Drama Piala Dunia 2026: Pantang Menyerah, Jepang Redam Belanda Setelah Dua Kali Tertinggal!
Koki Ogawa saat menyamakan kedudukan melawan Timnas Belanda. (Dok: FIFA)
LANGIT7.ID-Jakarta; Laga pembuka Grup F Piala Dunia FIFA 2026™ yang berlangsung di Dallas Stadium menyajikan drama tingkat tinggi. Sang Samurai Biru, Jepang, kembali menunjukkan mental baja mereka yang terkenal sejak Piala Dunia Qatar 2022. Sempat tertinggal dua kali, Jepang berhasil bangkit untuk mengamankan satu poin berharga setelah menahan imbang raksasa Eropa, Belanda.

Pertandingan yang berjalan ketat di bawah atap Dallas Stadium ini awalnya berlangsung sengit namun hati-hati di babak pertama, sebelum akhirnya meledak dengan aksi saling balas gol di babak kedua.

Jalannya Pertandingan: Aksi Saling Balas Gol yang Menegangkan

Babak pertama berjalan sedikit lebih tenang, meskipun diwarnai duel sengit antara penyerang Belanda, Donyell Malen, dan kiper nomor satu Jepang, Zion Suzuki. Suzuki tampil gemilang dengan mementahkan peluang emas dari Malen serta peluang dari Cody Gakpo. Di sisi lain, Jepang juga memberikan ancaman awal melalui usaha dari Keito Nakamura dan **Ayase Ueda.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan langsung meningkat tajam:

- Gol Pembuka Belanda: Belanda membuka keunggulan setelah Virgil van Dijk menyundul bola operan silang dari Ryan Gravenberch kembali ke arah gawang yang berbuah gol.

- Respons Cepat Jepang: Tertinggal 1-0 tidak membuat Jepang panik. Mengingat reputasi mereka yang pernah menumbangkan Jerman dan Spanyol di Qatar 2022 setelah kebobolan lebih dulu, Jepang langsung membalas lewat tendangan rendah yang sangat akurat dari Keito Nakamura.

- Aksi Cemerlang Summerville: Pada penutupan menit ke-64, pemain sayap lincah Belanda, Crysencio Summerville, yang baru mencatatkan penampilan ketiganya bersama Oranje, melakukan tusukan ke dalam dan melepaskan tendangan melengkung terukur yang membentur tiang sebelum masuk ke gawang Jepang. Belanda kembali memimpin.

- Gol Penyelamat Akhir Laga: Kemenangan Belanda yang sudah di depan mata sirna di menit-menit akhir. Berawal dari situasi sepak pojok, sundulan dari pemain pengganti Jepang, Koki Ogawa, berbelok arah setelah mengenai Daichi Kamada dan melewati kiper Belanda, Bart Verbruggen. Skor pun kembali imbang hingga peluit panjang dibunyikan.

Rekor Bersejarah Belanda & Pemain Terbaik

Statistik Kunci:
Pertandingan ini mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Belanda. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, Belanda menurunkan starting XI tanpa ada satu pun pemain yang bermain di klub liga domestik mereka sendiri (home-based players).

Meskipun gagal meraih kemenangan, kapten sekaligus bek tangguh Belanda, Virgil van Dijk, terpilih sebagai Superior Player of the Match berkat performa solidnya di lini belakang serta kontribusinya dalam proses gol pertama.

Apa Kata Mereka Selepas Pertandingan?

Timnas Jepang
- Hajime Moriyasu (Pelatih):
"Saya kecewa karena kami gagal menang. Namun, meski sempat tertinggal dua kali, para pemain tidak pernah menyerah dan berjuang keras bersama sebagai sebuah tim. Meraih satu poin memang sedikit mengecewakan, tetapi kami berhasil mendapatkan hasil lewat kerja keras kolektif."

- Daichi Kamada (Gelandang):
"Melawan tim kuat seperti Belanda, jika Anda tertinggal 1-0, skor bisa dengan mudah berubah menjadi 2-0 atau 3-0. Fakta bahwa kami berhasil bangkit dan memaksakan hasil imbang menunjukkan karakter asli tim ini. Kami memiliki pengalaman buruk di pertandingan kedua Piala Dunia lalu [melawan Kosta Rika], jadi kali ini kami ingin meraih tiga poin dan mengamankan kualifikasi."

- Yukinari Sugawara (Bek):
"Kami sudah berbicara sebelumnya untuk tidak mengubah apa yang harus kami lakukan, baik saat tertinggal, unggul, atau baru saja menyamakan kedudukan. Jadi saya pikir kami mampu mempertahankan prinsip itu: tidak panik, tidak goyah."

Timnas Belanda
- Virgil van Dijk (Kapten & Man of the Match):
"Saya pikir kami bertahan dengan baik. Kami bermain terlalu dalam di akhir laga... Mereka tidak menciptakan banyak peluang, jadi sangat mengecewakan kami harus kebobolan melalui situasi bola mati. Karena kami kebobolan di menit-menit akhir, rasanya memang tidak terlalu menyenangkan, tetapi kami harus move on dan sekarang fokus menghadapi Swedia."

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 02 Agustus 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan