Geger Visa Furoda: Travel Rugi Miliar, Wendi Cagur hingga Ruben Onsu Gagal Naik Haji
Esti setiyowati
Ahad, 01 Juni 2025 - 09:13 WIB
Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan tidak menerbitkan visa haji furoda tahun ini. Foto: Istimewa.
Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan tidak menerbitkan visa haji furoda tahun ini. Akibatnya jamaah haji furoda dipastikan gagal berangkat.
Ketua Bidang Humas dan Media Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Abdullah Mufid Mubarok, mengungkapkan bahwa ratusan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) merugi hingga miliaran rupiah akibat keputusan tersebut.
Baca juga: AMPHURI: Arab Saudi Resmi Tutup Proses Penerbitan Visa Haji Furoda
“Saya masih Belum bisa menghitung, yang jelas di atas Rp 100 (juta)an. Kalau jumlah Jamaahnya misalnya sampai 50 ke atas ya sudah di atas Rp1 M Rp2 M,” ungkap Mufid.
Mufid mengatakan, biaya yang dikeluarkan oleh pihak travel tersebut untuk membayar sejumlah layanan di Arab Saudi bagi para calon jamaah haji furoda.
Hal tersebut dilakukan dengan asumsi visa furoda akan terbit seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Banyak travel yang sudah input data dan bayar layanan Masa’ir (layanan Arafah, Muzdalifah, Mina), tapi visanya tidak jadi,” kata Mufid dikutip dari laman AMPHURI, Ahad (1/6/2025).
Ketua Bidang Humas dan Media Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Abdullah Mufid Mubarok, mengungkapkan bahwa ratusan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) merugi hingga miliaran rupiah akibat keputusan tersebut.
Baca juga: AMPHURI: Arab Saudi Resmi Tutup Proses Penerbitan Visa Haji Furoda
“Saya masih Belum bisa menghitung, yang jelas di atas Rp 100 (juta)an. Kalau jumlah Jamaahnya misalnya sampai 50 ke atas ya sudah di atas Rp1 M Rp2 M,” ungkap Mufid.
Mufid mengatakan, biaya yang dikeluarkan oleh pihak travel tersebut untuk membayar sejumlah layanan di Arab Saudi bagi para calon jamaah haji furoda.
Hal tersebut dilakukan dengan asumsi visa furoda akan terbit seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Banyak travel yang sudah input data dan bayar layanan Masa’ir (layanan Arafah, Muzdalifah, Mina), tapi visanya tidak jadi,” kata Mufid dikutip dari laman AMPHURI, Ahad (1/6/2025).