home lifestyle muslim

Rokok Elektrik dan Vape Jadi Penyebab Popcorn Long Disease

Senin, 09 Juni 2025 - 19:58 WIB
Rokok Elektrik dan Vape Jadi Penyebab Popcorn Long Disease
LANGIT7.ID-Jakarta; Dokter spesialis pulmonologi Rumah Sakit Universitas Indonesia dr. Aditya Wirawan Ph.D SpP mengatakan kandungan cairan yang digunakan untuk rokok elektrik sepertivapememiliki zat yang sama bahayanya dengan rokok konvensional.

“E-cigaretteatauvapeataupen, atauelectronic nicotine delivery systemitu juga merupakan berisi zat-zat yang ternyata berbahaya juga, bukan berarti dia lebih canggih terus juga lebih sehat," ujar Aditya dalam diskusi kesehatan yang dipantau secara daring di Jakarta.

Rokok elektrik berbentuk pena maupunvape, memiliki bagian baterai, tempat pemanas, dan kartrid untuk diisi cairan yang mengandung zatpropylene glycoldanglycerolyang bisa menyebabkan paru-paru rusak yang disebutpopcorn lung disease

Cairan vape juga mengandung nikotin yang dicampur dengan berbagai macam rasa yang menarik perokok untuk beralih dari rokok konvensional. Aditya mengingatkan meskipun cairan vape mengandung rasa-rasa menarik, ia mengandung zat-zat tersebut yang ketika mencapai konsentrasi cukup tinggi bisa menyebabkan iritasi saluran pernapasan.

Aditya mengatakan asap rokok, baik konvensional maupun elektrik, dapat menyebabkan kerusakan percabangan paru atau silia yang berguna menghambat kotoran atau debu masuk ke saluran pernapasan.

Asap dapat melumpuhkan kerja silia sehingga pertahanan tubuh rendah karena kuman dan debu akan lolos masuk, menyebabkan perokok menjadi sering batuk, berdahak, pada orang asma akan terjadi mengi dan kesulitan bernapas atau sesak.

Sementara dalam jangka panjang, sebanyak 15-20 persen perokok aktif dan pasif bisa menderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), bronkitis kronik karena iritasi asap, dan asma.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya