Pemulangan Perdana, 388 Jamaah Haji Kloter 1 Makkassar Diterbangkan dari Bandara Madinah
Tim langit 7
Rabu, 11 Juni 2025 - 07:25 WIB
Sebanyak 388 jamaah haji Indonesia asal Makassar mulai diterbangkan dari Bandara Madinah.
Rangkaian ibadah haji telah usai. Jamaah haji Indonesia mulai dipulangkan, Rabu (11/6/2025) malam waktu setempat. Sebanyak 388 jamaah haji kloter UPG 1 Makassar menjadi rombongan pertama yang diterbangkan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Arab Saudi.
"Alhamdulillah, seluruh jamaah dan lima petugas dalam kloter ini telah sampai di bandara dalam keadaan sehat walafiat," ujar Wakil Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Abdillah.
Menurutnya, rombongan UPG 1 merupakan penerbangan perdana dalam rangkaian pemulangan jemaah ke Indonesia tahun ini. Pesawat yang membawa kloter ini dijadwalkan lepas landas (take off) pada pukul 03.30 dini hari waktu setempat.
Baca juga:Selesai Jalani Ibadah Haji, Jamaah Wisata ke Tempat Tempat Sakral, Termasuk Gua Hira di Jabal Al Nour
Dalam kesempatan itu, Abdillah juga mengingatkan seluruh jamaah yang belum diberangkatkan ke bandara agar mematuhi aturan barang bawaan penerbangan.
Ia menekankan pentingnya disiplin dalam membawa barang agar proses di bandara berjalan lancar dan tertib.
"Untuk keperluan kabin, hanya diperbolehkan membawa koper kecil (tas kabin) dan tas paspor. Tidak boleh membawa tas tambahan lainnya," tegasnya.
"Alhamdulillah, seluruh jamaah dan lima petugas dalam kloter ini telah sampai di bandara dalam keadaan sehat walafiat," ujar Wakil Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Abdillah.
Menurutnya, rombongan UPG 1 merupakan penerbangan perdana dalam rangkaian pemulangan jemaah ke Indonesia tahun ini. Pesawat yang membawa kloter ini dijadwalkan lepas landas (take off) pada pukul 03.30 dini hari waktu setempat.
Baca juga:Selesai Jalani Ibadah Haji, Jamaah Wisata ke Tempat Tempat Sakral, Termasuk Gua Hira di Jabal Al Nour
Dalam kesempatan itu, Abdillah juga mengingatkan seluruh jamaah yang belum diberangkatkan ke bandara agar mematuhi aturan barang bawaan penerbangan.
Ia menekankan pentingnya disiplin dalam membawa barang agar proses di bandara berjalan lancar dan tertib.
"Untuk keperluan kabin, hanya diperbolehkan membawa koper kecil (tas kabin) dan tas paspor. Tidak boleh membawa tas tambahan lainnya," tegasnya.