home global news

Masa Liburan, Badan Gizi Nasional Diminta Sosialisasikan Mekanisme Distribusi MBG

Kamis, 19 Juni 2025 - 18:00 WIB
ilustrasi
Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera menyosialisasikan mekanisme distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada masa libur sekolah. Langkah ini penting menyusul pembagian MBG dalam bentuk mentah di kawasan Tangerang Selatan.

“Pembagian MBG dalam bentuk bahan mentah tidak sesuai ketentuan program. Tapi ini inisiatif dari SPPG agar anak-anak tetap menerima manfaat selama libur sekolah. Ini menjadi bahan evaluasi agar BGN segera menyusun juknis dan sosialisasi mekanisme distribusi MBG,” ujar Neng Eem di Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Untuk diketahui dalam beberapa hari terakhir beredar unggahan di media sosial yang memperlihatkan pembagian paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk bahan mentah untuk dimasak sendiri oleh penerima. Paket tersebut berisi beras, telur puyuh, ikan asin, kacang tanah, pisang, dan jeruk.

Neng Eem menjelaskan, libur sekolah di Indonesia terjadi dua kali dalam setahun—yakni Juni–Juli dan Desember–Januari. Libur pertengahan tahun umumnya lebih panjang karena bertepatan dengan kenaikan kelas. Saat libur Lebaran 2025, MBG tidak diberikan kepada anak sekolah, namun tetap disalurkan bagi ibu hamil dan balita.

Baca juga:Sukseskan Program MBG, 5.000 Relawan SPPG Jawa Timur Ikuti Bimbingan Teknis

“Kalau MBG tetap diberikan saat libur sekolah, sebaiknya dilakukan survei kehadiran siswa dengan melibatkan pihak sekolah agar penyalurannya tepat sasaran,” tambahnya.

Ia menyarankan agar anak yang tinggal dekat sekolah tetap bisa menikmati MBG di sekolah, meski sedang libur. Selain itu, ia berharap ada aktivitas sederhana di sekolah agar kunjungan siswa tidak sekadar untuk menerima MBG.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya