Cermin Cinta dan Ejekan: Jawaban Nasrudin untuk Si Tukang Melucu
Miftah yusufpati
Jum'at, 20 Juni 2025 - 16:33 WIB
Bersihkan mata hatimu sebelum menghakimi rupa dunia. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Suatu sore, Nasrudin Hoja duduk diam di bawah pohon zaitun, memandangi lekuk-lekuk langit, dedaunan yang menari, dan angin yang membelai rerumputan. Ia tenggelam dalam perenungan akan kebesaran Sang Pencipta.
Dengan mata setengah terpejam, ia berbisik:
"Oh kasih yang agung,
Seluruh diriku terselimuti oleh-Mu.
Segala yang tampak oleh mataku,
Tampak seperti wujud-Mu."
Seorang penghibur kampung yang suka mengejek lewat dan mendengar kalimat itu. Ia tak tahan untuk tidak menyela:
Dengan mata setengah terpejam, ia berbisik:
"Oh kasih yang agung,
Seluruh diriku terselimuti oleh-Mu.
Segala yang tampak oleh mataku,
Tampak seperti wujud-Mu."
Seorang penghibur kampung yang suka mengejek lewat dan mendengar kalimat itu. Ia tak tahan untuk tidak menyela: