home global news

Kolom Perang Iran- Israel: Hibernasi Dan Rudal Sejjil Iran

Ahad, 22 Juni 2025 - 21:53 WIB
Kolom Perang Iran- Israel: Hibernasi Dan Rudal Sejjil Iran
LANGIT7.ID-Publik terbelalak melihat amplifikasi dan presesi serangan militer Iran. Membombradir Israel. Pada Rabu (18/6), Iran meluncurkan rudal supersonik dengan jenama Sejjil (Sijjil). Rudal tua yang dibuat hampir dua dekade lewat, sengaja dikeluarkan dari ruang bawah tanah. Sementara rudal-rudal anyar,masih disimpan apik untuk antisipasi jika perang berlangsung alot.

Sejak rudal Sijjil menerkam negeri Zionis itu. Saya pun selalu teringat bunyi Surah al-Fil ayat 5: tarmîhim biḫijâratim min sijjîl (yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar). Kekuatan rudal Sijjjl tidak diproduksi ujug-ujug. Teknologinya didesain secara kontemplatif. Ada unsur sains, ideologi, dan spritualitas yang bersenyawa.

Ia adalah produk hibernasi. Bagai beruang kutub, masuk ke musim dingin yang harus tidur, menghemat energi, memperlambat detak jantung, konsolidasi kekuatan, dan menurunkan serendah mungkin panas tubuhnya supaya bisa bertahan hidup, tidak mati. Sehingga, si beruang bisa bangkit lagi setelah musim dingin berlalu.

Hibernasi Iran, berlangsung sejak 1979, tatkala ia diembargo AS dan sekutu-sekutnya. Ia tidak sekadar bertapa. Dia bersemedi, bagai bergerak dalam diam. Mengonsilidasi api kekuatan.

Iran tidak sekadar kisah Ashabul Kahfi di zaman sesudah Nabi Isa al Masih. Pemuda al Kahfi dipulaskan oleh Tuhan selama 309 tahun. Kata Tuhan, Kami tidurkan mereka dengan tidur yang sangat panjang, maka Kami bangunkan mereka dengan keadaan segar bugar. Tubuh mereka, sehat. Begitu pula dengan rambut dan kulit, tidak ada yang berubah.

Kekuatan Iran, sejatinya hanyalah pengulangan sejarah. Embargo memberi hikmah. Saya teringat Victor Hugo (1802-1885), pujangga, novelis, dan dramawan Prancis. Suatu ketika berkhotbah: “Apakah sejarah itu? Pengulangan masa lalu di masa depan; atau refleksi dari masa depan pada masa lalu.”

Intinya: Et l’histoire se répète…seperti lirik penyanyi country Amerika, Buddy Starcher (1906-2001). Lagunya History Repeat Itself, mengisahkan peristiwa aneh tapi nyata. Lagu alegoris yang mengisahkan: “Sejarah berulang dengan sendirinya”.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya