home global news

PBB Sebut Serangan Israel di Iran Bisa Langgar Hukum Perang Internasional

Selasa, 24 Juni 2025 - 10:25 WIB
PBB Sebut Serangan Israel di Iran Bisa Langgar Hukum Perang Internasional
LANGIT7.ID–Jakarta;Sebuah misi pencari fakta yang ditugaskan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pada Senin bahwa beberapa serangan Israel ke wilayah Iran mungkin telah melanggar hukum kemanusiaan internasional. Pernyataan ini muncul setelah adanya laporan warga sipil tewas di sebuah apartemen dan tiga relawan kemanusiaan yang meninggal di Tehran.

Israel mulai melancarkan serangan udara secara mendadak ke Iran pada 13 Juni lalu. Serangan ini menewaskan sejumlah komandan penting Iran dan terus berlanjut hingga menimbulkan gelombang pengungsian dari ibu kota. Amerika Serikat juga ikut bergabung pada Minggu kemarin dengan menyerang fasilitas nuklir bawah tanah Iran.

“Korban jiwa di Tehran termasuk puluhan warga apartemen dan tiga pekerja kemanusiaan dari Bulan Sabit Merah Iran. Lokasi lain yang rusak termasuk klinik untuk anak-anak autisme dan rumah sakit di Kermanshah,” ungkap pernyataan misi tersebut kepada jurnalis.

Misi itu juga menyoroti bahwa tidak adanya sistem peringatan dini yang efektif dari pihak Israel membuat warga sipil tidak sempat menyelamatkan diri. Hal ini dianggap bertentangan dengan prinsip hukum kemanusiaan internasional seperti proporsionalitas, pembedaan antara target sipil dan militer, serta tindakan pencegahan.

Disebutkan bahwa jutaan orang telah meninggalkan ibu kota karena situasi ini. Minimnya tempat perlindungan, sistem peringatan yang buruk, dan pembatasan akses internet membuat warga semakin rentan.

Setelah Israel menghantam penjara yang dikenal sering digunakan untuk menahan tahanan politik pada Senin lalu, para ahli dari PBB menyuarakan kekhawatiran terhadap nasib para tahanan yang berada dekat dengan lokasi-lokasi yang menjadi target serangan udara.

“Para ahli menyerukan kepada otoritas Iran untuk memindahkan para tahanan ke lokasi yang lebih aman dari risiko serangan udara,” bunyi pernyataan itu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya