Timur Lenk dan Raja-Raja di Surga: Humor Sufi ala Nasrudin Hoja
Miftah yusufpati
Selasa, 24 Juni 2025 - 17:00 WIB
Sufi tidak menyalahkan, mereka menyadarkan. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID-Suatu malam, di dalam kemah besar berlapis permadani sutra, Timur Lenk duduk dengan angkuhnya, dikelilingi oleh jenderal dan penasihat. Tapi yang paling mencolok bukanlah panglima berjubah baja, melainkan seorang lelaki tua dengan sorban miring dan jubah tambalan, sedang menyeduh teh: Nasrudin Hoja.
“Nasrudin!” seru Timur dengan suara menggelegar. “Menurut keyakinanmu, di mana tempatku di akhirat nanti? Apakah aku akan bersama orang-orang mulia… atau orang-orang hina?”
Nasrudin menyesap tehnya perlahan, lalu mengangkat wajahnya dengan senyum licik khas sufi yang menggoda langit.
“Yang mulia raja penakluk,” katanya tenang. “Insya Allah, Anda akan ditempatkan bersama para raja dan tokoh besar yang menghiasi lembar-lembar sejarah umat manusia.”
Baca juga: Gelar yang Pantas dari Nasrudin Hoja untuk Timur Lenk Sang Penakluk
Mata Timur Lenk berbinar. Ia menepuk dada, seakan-akan baru saja menerima jaminan istana di surga. “Betulkah itu, Nasrudin?”
“Tentu saja,” jawab Nasrudin mantap. “Saya yakin Anda akan ditempatkan bersama Fir’aun dari Mesir, raja Namrudz dari Babilon, Kaisar Nero dari Romawi, dan tentu… Jenghis Khan.”
“Nasrudin!” seru Timur dengan suara menggelegar. “Menurut keyakinanmu, di mana tempatku di akhirat nanti? Apakah aku akan bersama orang-orang mulia… atau orang-orang hina?”
Nasrudin menyesap tehnya perlahan, lalu mengangkat wajahnya dengan senyum licik khas sufi yang menggoda langit.
“Yang mulia raja penakluk,” katanya tenang. “Insya Allah, Anda akan ditempatkan bersama para raja dan tokoh besar yang menghiasi lembar-lembar sejarah umat manusia.”
Baca juga: Gelar yang Pantas dari Nasrudin Hoja untuk Timur Lenk Sang Penakluk
Mata Timur Lenk berbinar. Ia menepuk dada, seakan-akan baru saja menerima jaminan istana di surga. “Betulkah itu, Nasrudin?”
“Tentu saja,” jawab Nasrudin mantap. “Saya yakin Anda akan ditempatkan bersama Fir’aun dari Mesir, raja Namrudz dari Babilon, Kaisar Nero dari Romawi, dan tentu… Jenghis Khan.”