Emma Raducanu Tersingkir di Eastbourne Setelah Bertarung Sengit Melawan Remaja Australua, Maya Joint
Sururi al faruq
Rabu, 25 Juni 2025 - 23:05 WIB
Emma Raducanu Tersingkir di Eastbourne Setelah Bertarung Sengit Melawan Remaja Australua, Maya Joint
LANGIT7.ID-London; Persiapan terakhir Emma Raducanu menjelang Wimbledon berakhir lebih cepat di tangan remaja Australia Maya Joint yang penuh semangat.
Petenis peringkat satu Inggris itu dikalahkan dengan skor 4-6, 6-1, 6-7(4-7) pada pertandingan Rabu siang di Eastbourne, London.
Ini adalah pertemuan kedua mereka dalam dua bulan setelah Raducanu mengalahkan Joint di Italian Open bulan Mei. Namun, remaja 19 tahun itu membalas kekalahan dengan manis di pantai selatan Inggris, memberikan pelajaran kepada mantan juara AS Terbuka di kandangnya sendiri.
Setelah pertarungan melelahkan selama 2 jam 18 menit melawan Ann Li yang membuat Raducanu bermain dengan gigih sehari sebelumnya, cuaca cerah keesokan harinya awalnya memberinya kepercayaan diri lebih dalam pergerakan dan lebih banyak senyuman. Raducanu bahkan sempat berhenti sejenak saat servis untuk menahan tawa ketika seorang penonton berteriak bahwa memukul burung camar yang beterbangan akan memberinya poin ekstra.
Meski memberi tekanan sejak awal, Raducanu justru tertekan di babak pertama saat Joint tampil sangat siap untuk pertemuan kedua mereka tahun ini.
Turun 0-2, Raducanu mulai mengeksploitasi kelemahan backhand Joint dengan pukulan silang tajam, langsung memecah servis lawan, lalu menutup game berikutnya dengan ace berani.
Permainan yang semakin mengancam ini menutupi kekhawatiran atas kondisi fisik Raducanu. Masih belum sebaik dua minggu lalu di Queen's, Joint memanfaatkan hal ini dengan menarik Raducanu ke depan lalu melewatinya dengan forehand cepat untuk unggul 3-2.
Petenis peringkat satu Inggris itu dikalahkan dengan skor 4-6, 6-1, 6-7(4-7) pada pertandingan Rabu siang di Eastbourne, London.
Ini adalah pertemuan kedua mereka dalam dua bulan setelah Raducanu mengalahkan Joint di Italian Open bulan Mei. Namun, remaja 19 tahun itu membalas kekalahan dengan manis di pantai selatan Inggris, memberikan pelajaran kepada mantan juara AS Terbuka di kandangnya sendiri.
Setelah pertarungan melelahkan selama 2 jam 18 menit melawan Ann Li yang membuat Raducanu bermain dengan gigih sehari sebelumnya, cuaca cerah keesokan harinya awalnya memberinya kepercayaan diri lebih dalam pergerakan dan lebih banyak senyuman. Raducanu bahkan sempat berhenti sejenak saat servis untuk menahan tawa ketika seorang penonton berteriak bahwa memukul burung camar yang beterbangan akan memberinya poin ekstra.
Meski memberi tekanan sejak awal, Raducanu justru tertekan di babak pertama saat Joint tampil sangat siap untuk pertemuan kedua mereka tahun ini.
Turun 0-2, Raducanu mulai mengeksploitasi kelemahan backhand Joint dengan pukulan silang tajam, langsung memecah servis lawan, lalu menutup game berikutnya dengan ace berani.
Permainan yang semakin mengancam ini menutupi kekhawatiran atas kondisi fisik Raducanu. Masih belum sebaik dua minggu lalu di Queen's, Joint memanfaatkan hal ini dengan menarik Raducanu ke depan lalu melewatinya dengan forehand cepat untuk unggul 3-2.