Nostalgia Masa Kecil dengan Permainan Jadul, Bareng Komunitas Bermain
Lusi mahgriefie
Ahad, 29 Juni 2025 - 11:40 WIB
Nostalgia Masa Kecil dengan Permainan Jadul, Bareng Komunitas Bermain
Di usia dewasa terkadang rindu akan masa kanak-kanak, termasuk saat bermain bersama teman-teman yang seru dan penuh aktivitas fisik di luar rumah. Untuk kalian yang ingin mengenang momen tersebut, Komunitas Bermain hadir dengan beragam permainan jadul yang bisa diikuti.
Di tengah era digital dimana video game, game online, maupun game di ponsel menjadi satu-satunya momen bermain. Padahal dahulu ada banyak sekali permainan yang tidak kalah seru, untuk dilakukan bersama teman-teman. Sayang, lama kelamaan permainan jaman dulu (jadul) bisa terlupakan.
Baca juga:Komunitas Florist Indonesia, Bersama Merangkai Bunga Sekaligus Belajar Berbisnis
Berangkat dari keresahan tersebut, Komunitas Bermain lahir untuk melestarikan dan mengembangkan berbagai permainan tradisional jaman dulu (jadul) di Jakarta. Komunitas ini sukses menarik perhatian warga untuk bergabung di dalamnya. Hingga kini tercatat sudah memiliki lebih dari 6.000 anggota yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Jogja, dan Surabaya.
(Salah satu aktivitas di Komunitas Bermain. Foto: @komunitasbermain)
Berdiri pada 4 Agustus 2024 oleh Kiko selaku Founder dan Ketua Komunitas Bermain. Ia menjelaskan, kegiatan utama dari komunitas ini adalah memperkenalkan kembali permainan tradisional Indonesia yang semakin terlupakan di era digital saat ini.
"Inisiatif kami mendirikan komunitas ini bermula dari keinginan kami untuk sama sama mengajak orang-orang, khususnya para generasi muda, untuk kembali aktif secara fisik melalui permainan tradisional yang mungkin sudah jarang dimainkan. Karena perkembangan zaman dan permainan teknologi modern," jelas Kiko.
Di tengah era digital dimana video game, game online, maupun game di ponsel menjadi satu-satunya momen bermain. Padahal dahulu ada banyak sekali permainan yang tidak kalah seru, untuk dilakukan bersama teman-teman. Sayang, lama kelamaan permainan jaman dulu (jadul) bisa terlupakan.
Baca juga:Komunitas Florist Indonesia, Bersama Merangkai Bunga Sekaligus Belajar Berbisnis
Berangkat dari keresahan tersebut, Komunitas Bermain lahir untuk melestarikan dan mengembangkan berbagai permainan tradisional jaman dulu (jadul) di Jakarta. Komunitas ini sukses menarik perhatian warga untuk bergabung di dalamnya. Hingga kini tercatat sudah memiliki lebih dari 6.000 anggota yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Jogja, dan Surabaya.
(Salah satu aktivitas di Komunitas Bermain. Foto: @komunitasbermain)
Berdiri pada 4 Agustus 2024 oleh Kiko selaku Founder dan Ketua Komunitas Bermain. Ia menjelaskan, kegiatan utama dari komunitas ini adalah memperkenalkan kembali permainan tradisional Indonesia yang semakin terlupakan di era digital saat ini.
"Inisiatif kami mendirikan komunitas ini bermula dari keinginan kami untuk sama sama mengajak orang-orang, khususnya para generasi muda, untuk kembali aktif secara fisik melalui permainan tradisional yang mungkin sudah jarang dimainkan. Karena perkembangan zaman dan permainan teknologi modern," jelas Kiko.