Bob Vylan dan Kneecap Guncang Glastonbury: Seruan Bela Palestina Gegerkan Inggris
Nabil
Senin, 30 Juni 2025 - 14:15 WIB
Bob Vylan dan Kneecap Guncang Glastonbury: Seruan Bela Palestina Gegerkan Inggris
LANGIT7.ID-Jakarta;Dukungan terhadap Palestina menggema di Glastonbury 2025 setelah dua grup musik kontroversial, Bob Vylan dan Kneecap, menyuarakan protes lantang terhadap militer Israel dan pemerintahan Inggris. Aksi mereka sontak memicu perdebatan luas dan reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Penampilan Bob Vylan menjadi sorotan setelah sang vokalis, Bobby Vylan, memimpin penonton dalam teriakan “Death, death to the IDF” saat tampil di panggung utama Sabtu malam. IDF merupakan akronim dari Israel Defense Forces atau militer Israel. Aksi ini disiarkan langsung oleh BBC, membuat lembaga penyiaran publik itu ikut terseret dalam kontroversi.
Perdana Menteri Starmer mengutuk keras pernyataan tersebut. “Tidak ada alasan untuk ujaran kebencian seburuk ini,” tegasnya kepada The Telegraph. Ia juga menyatakan, “Saya sudah bilang bahwa Kneecap tak pantas diberi panggung, dan itu berlaku juga bagi siapa pun yang menghasut kekerasan.” Starmer mendesak BBC untuk memberikan penjelasan mengapa adegan semacam itu bisa tayang ke publik.
Baca juga: Grup Rap Irlandia, Kneecap, Teriakkan Dukungan untuk Palestina di Glastonbury
Gegernya situasi tak berhenti di Bob Vylan. Grup rap Irlandia, Kneecap, juga menuai kontroversi setelah menyuarakan kritik tajam terhadap Israel serta menyindir Perdana Menteri Inggris di atas panggung. Salah satu personelnya bahkan terlihat mengenakan kaus bertuliskan dukungan terhadap Palestine Action Group, sebuah organisasi yang akan segera dilarang di Inggris berdasarkan undang-undang anti-terorisme.
Festival Glastonbury pun merespons insiden ini dengan menyatakan bahwa komentar Bob Vylan “sudah sangat melewati batas”. “Kami sedang mengingatkan semua pihak produksi bahwa tidak ada tempat di Glastonbury untuk antisemitisme, ujaran kebencian, atau ajakan kekerasan,” tegas pihak penyelenggara.
BBC sendiri menyatakan bahwa pernyataan Bob Vylan “sangat menyinggung” dan menyebut mereka “tidak akan menayangkan ulang pertunjukan tersebut di layanan on-demand”. Untuk penampilan Kneecap, BBC mengatakan tidak menayangkannya secara langsung karena alasan editorial, namun versi editan telah tersedia di iPlayer dengan peringatan tentang bahasa kasar dan telah disesuaikan dengan pedoman editorial.
Penampilan Bob Vylan menjadi sorotan setelah sang vokalis, Bobby Vylan, memimpin penonton dalam teriakan “Death, death to the IDF” saat tampil di panggung utama Sabtu malam. IDF merupakan akronim dari Israel Defense Forces atau militer Israel. Aksi ini disiarkan langsung oleh BBC, membuat lembaga penyiaran publik itu ikut terseret dalam kontroversi.
Perdana Menteri Starmer mengutuk keras pernyataan tersebut. “Tidak ada alasan untuk ujaran kebencian seburuk ini,” tegasnya kepada The Telegraph. Ia juga menyatakan, “Saya sudah bilang bahwa Kneecap tak pantas diberi panggung, dan itu berlaku juga bagi siapa pun yang menghasut kekerasan.” Starmer mendesak BBC untuk memberikan penjelasan mengapa adegan semacam itu bisa tayang ke publik.
Baca juga: Grup Rap Irlandia, Kneecap, Teriakkan Dukungan untuk Palestina di Glastonbury
Gegernya situasi tak berhenti di Bob Vylan. Grup rap Irlandia, Kneecap, juga menuai kontroversi setelah menyuarakan kritik tajam terhadap Israel serta menyindir Perdana Menteri Inggris di atas panggung. Salah satu personelnya bahkan terlihat mengenakan kaus bertuliskan dukungan terhadap Palestine Action Group, sebuah organisasi yang akan segera dilarang di Inggris berdasarkan undang-undang anti-terorisme.
Festival Glastonbury pun merespons insiden ini dengan menyatakan bahwa komentar Bob Vylan “sudah sangat melewati batas”. “Kami sedang mengingatkan semua pihak produksi bahwa tidak ada tempat di Glastonbury untuk antisemitisme, ujaran kebencian, atau ajakan kekerasan,” tegas pihak penyelenggara.
BBC sendiri menyatakan bahwa pernyataan Bob Vylan “sangat menyinggung” dan menyebut mereka “tidak akan menayangkan ulang pertunjukan tersebut di layanan on-demand”. Untuk penampilan Kneecap, BBC mengatakan tidak menayangkannya secara langsung karena alasan editorial, namun versi editan telah tersedia di iPlayer dengan peringatan tentang bahasa kasar dan telah disesuaikan dengan pedoman editorial.